GARUT — Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Garut mencatat lonjakan signifikan kasus kebakaran sepanjang 2026. Hingga 16 Agustus 2026, tercatat 338 kejadian, meningkat 50,2 persen dibanding total 225 kejadian sepanjang 2025.
Peningkatan terbesar berasal dari kebakaran lahan. Sepanjang 2025 hanya terjadi 21 kejadian, sedangkan hingga pertengahan Agustus 2026 jumlahnya telah mencapai 163 kejadian atau melonjak 676,2 persen.
Dari total 338 kejadian tahun ini, sebanyak 175 merupakan kebakaran nonlahan dan 163 kebakaran lahan. Juli menjadi bulan dengan kasus tertinggi, yakni 81 kebakaran lahan, disusul Agustus sebanyak 66 kejadian hingga 16 Agustus.
Sementara itu, kebakaran nonlahan juga menunjukkan tren meningkat. Jumlahnya mencapai 175 kejadian, atau sekitar 85,3 persen dari total 204 kejadian nonlahan sepanjang 2025. Jika tren berlanjut, angka tersebut berpotensi melampaui tahun sebelumnya.
Disdamkarmat Garut menyatakan peningkatan risiko kebakaran pada musim kemarau menjadi perhatian utama. Upaya kesiapsiagaan terus diperkuat melalui patroli, respons cepat, dan edukasi masyarakat agar mencegah pembakaran lahan maupun aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.





