BANDUNG – Sebanyak 4.737 peserta dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara memeriahkan Bandung Bedas Run 2026 di kawasan Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (6/9/2026).
Ajang lari yang digelar untuk kedua kalinya tersebut mempertandingkan dua kategori, yakni 5 kilometer (5K) dan 10 kilometer (10K). Dari total peserta, 3.612 orang mengikuti kategori 5K dan 1.125 peserta turun di nomor 10K.
Peserta Bandung Bedas Run 2026 datang dari 22 provinsi di Indonesia. Selain itu, terdapat 11 warga negara asing yang turut ambil bagian dalam perlombaan.
Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) mengatakan tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap kegiatan olahraga di Kabupaten Bandung semakin besar.
“Semoga dalam Bandung Bedas Run yang kedua tahun 2026 ini kita semua senantiasa diberikan kesehatan dan bisa berjalan lancar,” ujar KDS saat membuka perlombaan.
KDS mengingatkan peserta agar tidak hanya mengejar catatan waktu dan garis finis, tetapi juga mengutamakan keselamatan serta menjunjung tinggi sportivitas.
“Tidak berlama-lama, junjung tinggi sportivitas. Selamat mengikuti, hati-hati, tetap sportivitas terjaga, sehat selalu,” katanya.
Ada Dua Paket Umrah
Selain menjadi ajang olahraga, Bandung Bedas Run 2026 juga memberikan daya tarik tambahan berupa hadiah utama. Pemerintah Kabupaten Bandung menyiapkan dua paket umrah sebagai hadiah bagi peserta yang beruntung.
KDS mengatakan hadiah tersebut merupakan rezeki bagi peserta yang mendapatkannya.
“Siapapun nanti pemenangnya, insya Allah nanti ada doorprize umrah. Untuk peserta 4.700 orang, mudah-mudahan siapapun yang mendapatkan itu sudah rezekinya,” ujarnya.
KDS juga menyampaikan apresiasi kepada Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bandung dan seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan Bandung Bedas Run 2026.
“Terima kasih kepada Ketua KORMI Kabupaten Bandung beserta seluruh jajaran yang sudah mengadakan kegiatan ini yang sangat luar biasa,” kata KDS.
Momentum Haornas
Ketua KORMI Kabupaten Bandung Emma Dety Permanawati mengatakan Bandung Bedas Run 2026 digelar sebagai bagian dari peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43.
Menurut Emma, kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda perlombaan, tetapi menjadi ruang bagi masyarakat untuk bergerak, berkarya, dan berprestasi.
“Bandung Bedas Run kedua ini dalam rangka merayakan Hari Olahraga Nasional ke-43,” ujarnya.
Emma mengajak masyarakat menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum untuk membangun kebiasaan hidup aktif sekaligus memperkuat budaya olahraga di Kabupaten Bandung.
“Mari kita mulai acara ini dengan penuh semangat. Selamat berlari, junjung tinggi sportivitas,” katanya.
Bandung Bedas Run 2026 kemudian resmi dimulai setelah Bupati Dadang Supriatna mengibarkan tanda perlombaan.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Bandung Bedas Run kedua tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka,” ucap KDS.








