LONDON – Pekan keempat Premier League 2026/2027 menghadirkan persaingan yang semakin menarik. Arsenal dan Manchester City masih sempurna dengan empat kemenangan beruntun, sementara Hull City menjadi kejutan terbesar setelah menembus tiga besar.
Arsenal memimpin klasemen dengan 12 poin dari empat pertandingan. The Gunners unggul selisih gol +7 setelah mengalahkan Sunderland 2-0.
Manchester City berada tepat di bawahnya dengan koleksi poin yang sama. Pasukan Enzo Maresca memiliki selisih gol +6 setelah mengamankan kemenangan 1-0 dalam Derbi Manchester melawan Manchester United.
Hull City Jadi Kuda Hitam
Kejutan terbesar datang dari Hull City. Sebagai tim promosi, Hull justru mampu menempati posisi ketiga dengan delapan poin.
Hull belum terkalahkan dalam empat pertandingan, dengan catatan dua kemenangan dan dua hasil imbang. Hasil 2-2 ketika menghadapi Chelsea di Stamford Bridge pada pekan keempat semakin mempertegas kapasitas mereka sebagai salah satu kuda hitam musim ini.
Performa tersebut membuat Hull untuk sementara berada di atas sejumlah klub besar yang justru mengawali musim dengan hasil mengecewakan.
Manchester United dan Tottenham Terpuruk
Manchester United menjadi salah satu klub besar yang belum menemukan konsistensi. Kekalahan 0-1 dari Manchester City dalam Derbi Manchester membuat Setan Merah turun ke posisi ke-13 dengan empat poin.
United baru mencatatkan satu kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan.
Kondisi lebih buruk dialami Tottenham Hotspur. Spurs berada di posisi ke-17 dengan baru mengoleksi dua poin dari empat pertandingan.
Tottenham belum meraih kemenangan dengan catatan dua hasil imbang dan dua kekalahan. Lebih mengkhawatirkan lagi, mereka belum mampu mencetak satu gol pun.
Coventry City menjadi tim yang memiliki catatan paling buruk. Dari empat pertandingan, Coventry selalu kalah dan belum mengoleksi satu poin pun. Mereka juga memiliki selisih gol -10.
Tujuh Tim Belum Terkalahkan
Persaingan ketat juga terlihat dari jumlah tim yang belum menelan kekalahan. Hingga pekan keempat, terdapat tujuh klub yang masih mempertahankan rekor tersebut.
Mereka adalah Arsenal, Manchester City, Hull City, Brentford, Liverpool, Everton, dan Leeds United.
Brentford, Liverpool, dan Everton sama-sama mengoleksi enam poin. Ketiganya memiliki pola hasil yang sama, yakni satu kemenangan dan tiga hasil imbang dari empat pertandingan.
Liverpool berada di posisi yang lebih tinggi karena memiliki keunggulan selisih gol dibandingkan Brentford dan Everton.
Persaingan Top Scorer
Persaingan pencetak gol terbanyak juga berlangsung ketat. Lima pemain sama-sama telah mencetak tiga gol setelah empat pekan.
Mereka adalah Bruno Fernandes dari Manchester United, Erling Haaland dari Manchester City, Alexander Isak dari Liverpool, Bukayo Saka dari Arsenal, dan João Pedro dari Chelsea.
Menariknya, Bruno tetap mampu mencatatkan tiga gol meski Manchester United baru meraih satu kemenangan.
Haaland menjadi salah satu faktor penting di balik start sempurna Manchester City, sedangkan Saka menjadi bagian penting dari performa impresif Arsenal.
João Pedro Pimpin Kontribusi Gol
João Pedro menjadi salah satu pemain paling produktif pada awal musim. Selain mencetak tiga gol, pemain Chelsea tersebut juga telah mencatatkan tiga assist.
Dengan total enam kontribusi gol, João Pedro menjadi salah satu pemain yang paling menonjol dalam statistik ofensif hingga pekan keempat.
Daftar pemain dengan tiga assist juga diisi Cody Gakpo dari Liverpool, Daichi Kamada dari Crystal Palace, dan Evanilson dari AFC Bournemouth.
Tzolakis dan Kejutan dari Hull
Performa individual yang tidak kalah menarik datang dari Konstantinos Tzolakis.
Kiper Hull City tersebut menjadi salah satu sosok penting di balik start impresif tim promosi itu. Catatan penyelamatan dan clean sheet yang disebut dalam statistik awal musim menjadi fondasi penting bagi Hull untuk bertahan di papan atas.
Jika mampu mempertahankan konsistensi, Hull berpeluang menjadi salah satu cerita terbesar Premier League 2026/2027.
Dengan Arsenal dan Manchester City yang masih sempurna, Hull City yang mengejutkan, serta sejumlah klub besar yang justru tercecer, persaingan Premier League musim ini mulai menunjukkan wajah yang tidak mudah ditebak.





