Olahraga

Israel Keok Lagi, Dilumat Irlandia 3-0!

×

Israel Keok Lagi, Dilumat Irlandia 3-0!

Sebarkan artikel ini
Meski bertindak sebagai tuan rumah Israel kembali menelan kekalahan dari Irlandia. Irlandia butuh 24 menit untuk luluhlantakkan Israel 3-0
Meski bertindak sebagai tuan rumah Israel kembali menelan kekalahan dari Irlandia. Irlandia butuh 24 menit untuk luluhlantakkan Israel 3-0

DEBRECEN – Meski bertindak sebagai tuan rumah, Israel kembali menelan kekalahan.  Dominasi penguasaan bola saat melawan Irlandia bukanlah jaminan memenangkan pertempuran di atas lapangan hijau. Pelajaran berharga tersebut dirasakan betul oleh Timnas Israel saat bersua Republik Irlandia pada laga lanjutan Grup G Liga Negara UEFA (UEFA Nations League) 2026–2027 di tempat netral, Nagyerdei Stadion, Debrecen, Hongaria, Senin (28/9).

Tampil percaya diri dengan menguasai 58 persen aliran bola, armada Israel justru dibuat mati kutu oleh efektivitas serangan kilat Irlandia. Tak butuh waktu berlama-lama, skuad *The Boys in Green* menyegel kemenangan telak 3-0 hanya dalam tempo 24 menit pada babak pertama.

Petaka bagi pertahanan Israel bermula pada menit ke-12. Memanfaatkan kelengahan lini belakang lawan saat mengantisipasi skema transisi cepat, penyerang Troy Parrott melepaskan sontekan klinis yang merobek jala gawang Israel sekaligus membuka keunggulan Irlandia menjadi 1-0.

Guncangan mentalitas lawan langsung dimanfaatkan secara kejam oleh armada Irlandia. Hanya berselang tiga menit dari gol pembuka, tepatnya pada menit ke-15, giliran Adam Idah yang mencatatkan namanya di papan skor usai menuntaskan umpan terukur di dalam kotak penalti. Skor berubah kilat menjadi 2-0.

Unggul dua gol tak membuat intensitas tekanan balik Irlandia mengendur. Pada menit ke-24, gelandang Jack Moylan menyempurnakan malapetaka Israel lewat sepakan akurat yang menghujam sudut gawang. Tiga gol bersarang tanpa ampun sebelum laga genap berjalan setengah jam.

Pola operan pendek yang diperagakan Israel kerap terhenti di sepertiga tengah lapangan akibat tekel-tekel bersih dan intersep cepat para gelandang Irlandia. Sebaliknya, setiap kali merebut penguasaan bola, Irlandia langsung melesatkan operan vertikal yang mengeksploitasi ruang kosong di belakang garis pertahanan lawan.

Memasuki paruh kedua, barisan pertahanan Irlandia tampil rapat dan kokoh mematahkan setiap upaya penetrasi ke area kotak penalti. Penguasaan bola dominan Israel pun berakhir hampa tanpa ancaman berarti hingga peluit panjang dibunyikan.

Kemenangan taktis ini membuktikan bahwa kedisiplinan bertahan dan penyelesaian akhir yang klinis jauh lebih mematikan ketimbang sekadar memonopoli bola tanpa ketajaman.

Hasil impresif ini menjadi modal berharga bagi Republik Irlandia sebelum kembali meladeni perlawanan Israel pada leg kedua di kandang sendiri, Senin, 5 Oktober 2026 mendatang. Sementara bagi Israel, kekalahan telak ini menjadi alarm bahaya atas keroposnya organisasi pertahanan mereka di panggung internasional.