Olahraga

Eksperimen Mancini Membuahkan Hasil, Italia Hajar Turki

×

Eksperimen Mancini Membuahkan Hasil, Italia Hajar Turki

Sebarkan artikel ini
Eksperimen trio debutan Roberto Mancini bawa Italia bantai Turki 4-1 di UEFA Nations League
Eksperimen trio debutan Roberto Mancini bawa Italia bantai Turki 4-1 di UEFA Nations League

BURSA – Keputusan berani pelatih Roberto Mancini merombak susunan pemain Gli Azzurri membuahkan hasil manis. Usai sempat dicemooh suporter akibat kekalahan dari Belgia, Italia bangkit dan membantai tuan rumah Turki dengan skor telak 4-1 pada laga lanjutan Grup 1 UEFA Nations League A di Timsah Arena (Bursa Buyuksehir Belediye Stadium), Selasa (29/9/2026).

Beda dari laga sebelumnya, Mancini menurunkan tiga pemain debutan sekaligus sejak awal, yakni Michael Kayode, Matteo Ruggeri, dan Sebastiano Esposito. Lini muda ini terbukti tampil luar biasa dan langsung mendominasi jalannya pertandingan.

Keunggulan Italia dibuka pada menit ke-9 lewat tembakan Alessandro Bastoni memanfaatkan bola liar dari sepak pojok Francesco Pio Esposito. Italia memperlebar jarak pada menit ke-22 lewat sepakan Davide Frattesi yang menyambar bola muntah usai tembakan Kayode ditepis kiper Turki, Altay Bayindir.

Tak butuh waktu lama, sang debutan Michael Kayode mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-27 setelah memanfaatkan assist ciamik dari Pio Esposito, mengubah skor menjadi 3-0 hingga turun minum.

Tuan rumah sempat mencoba bangkit pada awal babak kedua. Baris Yilmaz berhasil menipiskan ketertinggalan Turki menjadi 1-3 pada menit ke-47 usai merobek gawang Gianluigi Donnarumma.

Namun, respon kilat ditunjukkan pasukan Mancini hanya tiga menit berselang. Francesco Pio Esposito menyempurnakan performa gemilangnya dengan mencetak gol keempat bagi Italia pada menit ke-50 lewat tandukan bola rebound dari tembakan Sandro Tonali yang membentur tiang gawang.

Kemenangan telak 4-1 ini membawa Italia mengamankan tiga poin perdana dan menduduki posisi ketiga klasemen sementara Grup 1 UEFA Nations League A, menempel ketat Prancis dan Belgia.