JAKARTA – Kemenangan dramatis Timnas Indonesia atas Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026 memberikan dampak langsung terhadap poin FIFA Timnas Indonesia dan peta persaingan ranking dunia. Meski begitu, posisi Indonesia tidak melonjak drastis secara instan. Ranking FIFA Indonesia pasca ASEAN Cup masih tertahan di peringkat 117 dunia.
Dalam regulasi FIFA, perhitungan poin didasarkan pada hasil pertandingan selama 120 menit. Karena Indonesia bermain imbang 2-2 melawan Thailand sebelum menang lewat adu penalti 4-2, pertandingan resmi dicatat sebagai hasil imbang. Jika menang dalam waktu normal atau perpanjangan, Garuda diproyeksikan mendapat +5,85 poin. Karena menang lewat adu penalti, tambahan aktual yang didapat hanya +3,35 poin.
Poin FIFA Timnas Indonesia total meningkat menjadi 1.166,50 poin dari sebelumnya 1.163,15 poin. Tambahan ini membuat jarak dengan negara di atasnya sangat tipis. Indonesia hanya terpaut 0,15 poin dari Kazakhstan (peringkat 116 dengan 1.166,65 poin) dan 0,32 poin dari Tanzania (peringkat 115 dengan 1.166,82 poin).
Posisi ke-117 ini masih bersifat sementara dan berpotensi naik ke peringkat 114 atau lebih tinggi apabila hasil pertandingan negara kompetitor menguntungkan Indonesia menjelang rilis resmi FIFA pada Rabu, 7 Oktober 2026.
Yang membedakan, FIFA ASEAN Cup masuk kalender resmi FIFA. Berbeda dengan Piala AFF konvensional, dampaknya skuad Garuda dapat diperkuat penuh pemain abroad seperti Kevin Diks, Emil Audero, Elkan Baggott, Justin Hubner, Calvin Verdonk, dan Ole Romeny. Hal ini memberikan stabilitas poin jangka panjang karena tim bermain dengan kekuatan penuh melawan tim berperingkat tinggi seperti Thailand (peringkat 93).
Ranking FIFA Indonesia pasca ASEAN Cup memang belum melonjak signifikan, tetapi fondasinya kini lebih kokoh. Poin FIFA Timnas Indonesia yang terus terkumpul dari turnamen resmi FIFA menjadi modal penting menuju Piala Asia 2027.




