MAJALAYA – Kabupaten Bandung resmi membuka gelaran akbar Bandung Bedas Festival 2026 di Thee Matic Mall Majalaya, Jumat (30/10/2026). Mengusung semangat “Festivalnya Pemuda Kabupaten Bandung”, acara ini menjadi panggung kolaborasi strategis antara pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, dan pelaku usaha.
Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan festival ini bukan sekadar ajang hiburan semata. Menurutnya, kegiatan ini adalah ruang nyata untuk memperluas partisipasi pemuda sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat luas.
Salah satu agenda utama yang menyita perhatian adalah penyelenggaraan Job Fair dengan 600 lowongan kerja dari puluhan perusahaan. Langkah ini menjadi solusi konkret untuk menekan angka pengangguran di Kabupaten Bandung yang mencapai 123 ribu jiwa.
KDS memaparkan bahwa pihaknya menargetkan penciptaan 10.000 lapangan kerja dan wirausaha muda setiap tahunnya. Pemkab Bandung juga telah menjalin kerja sama dengan 157 perusahaan yang berhasil menyerap 11.557 tenaga kerja pada tahun lalu.
Selain itu, serapan tenaga kerja turut dirasakan dari 500 dapur SPPG program Makan Bergizi Gratis yang mempekerjakan sekitar 20 ribu orang. Pemkab Bandung juga memperluas akses layanan melalui Gerai Bursa Kerja Bedas Digital yang kini tersedia di 31 kecamatan.
Pemberdayaan ekonomi juga menyasar kelompok ibu-ibu melalui pinjaman modal usaha tanpa bunga sebesar Rp10 juta bagi 4.500 pelaku usaha Make Up Artist (MUA). Langkah ini didukung penuh oleh BPR Kerta Raharja dan Bank BJB sebagai mitra penyedia jaminan.
Tak hanya fokus pada lapangan kerja, festival ini juga menghadirkan Gerakan Pangan Murah untuk membantu warga memperoleh kebutuhan pokok. Petani lokal juga difasilitasi melalui pasar tani yang membuka ruang pemasaran hasil bumi secara langsung.
Rangkaian festival akan ditutup dengan berbagai kegiatan positif seperti Fun Bike, Color Run, hingga pagelaran wayang golek pada 1 November mendatang. Kehadiran seni dan budaya Sunda ini menjadi pengingat bahwa kemajuan zaman harus berjalan beriringan dengan upaya merawat identitas daerah.
KDS berharap acara ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam membangun kreativitas dan kepedulian sosial pemuda. Ia pun mengajak generasi muda untuk memanfaatkan momentum ini guna membangun relasi dan menumbuhkan jiwa kewirausahaan.
Ke depan, Pemkab Bandung berencana membangun Bandung Bedas Convention Center di depan Stasiun KCIC untuk memfasilitasi para pelaku UMKM. Langkah ini diharapkan mampu mengakselerasi pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Melalui sinergi lintas sektor ini, Pemkab Bandung optimistis angka pengangguran dapat ditekan secara signifikan setiap tahunnya. Partisipasi aktif dari berbagai organisasi kepemudaan, seperti KNPI, menjadi kunci utama dalam menyukseskan seluruh rangkaian program yang telah dicanangkan.
Pemerintah daerah juga terus mendorong inovasi pelayanan publik hingga tingkat desa melalui Anjungan Dukcapil Mandiri. Fasilitas ini memudahkan warga dalam pengurusan administrasi kependudukan tanpa harus antre lama di kantor pusat.




