Nasional

APKASI Tegaskan Komitmen Daerah Percepat Eliminasi TBC Tahun 2030

45
×

APKASI Tegaskan Komitmen Daerah Percepat Eliminasi TBC Tahun 2030

Sebarkan artikel ini
apat Panja Komisi IX DPR RI bertema Pengawasan Percepatan Eliminasi Tuberkulosis di Kompleks Parlemen
Deklarasi Kesiapsiagaan Tenaga Sanitasi Lingkungan Sebagai Ahli Sanitasi pada SPPG dalam Rangka Mendukung Program MBG

Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) menegaskan kembali komitmennya dalam mendukung percepatan eliminasi Tuberkulosis (TBC) di Indonesia. Penegasan ini disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna—yang juga menjabat sebagai Ketua Harian APKASI—dalam Rapat Panja Komisi IX DPR RI bertema Pengawasan Percepatan Eliminasi Tuberkulosis di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (12/11/2025).

Dalam pernyataannya, Kang DS menekankan bahwa pemerintah daerah memiliki peran krusial dalam mencapai target Indonesia bebas TBC pada tahun 2030.
“Keberhasilan eliminasi TBC mensyaratkan sinergi kuat antara kebijakan pusat dan aksi daerah. APKASI siap menjadi mitra strategis DPR dan pemerintah pusat dalam memastikan dukungan anggaran dan regulasi,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa indikator penanganan TBC harus masuk dalam rencana pembangunan daerah serta menjadi program prioritas. Pemerintah daerah juga didorong untuk memperkuat upaya kesembuhan pasien melalui rencana aksi daerah yang terukur dan terarah.

APKASI turut menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis, mulai dari peningkatan diagnosis TBC hingga tingkat kabupaten, afirmasi fiskal melalui DAK Kesehatan, hingga dorongan regulasi agar daerah memiliki fleksibilitas dalam pengelolaan anggaran kesehatan. Selain itu, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, inovasi berbasis komunitas, dan pemanfaatan teknologi digital disebut sangat penting untuk memperkuat pelaporan kasus.

Kang DS juga menegaskan rencana konsolidasi peran camat, lurah, kepala desa, posyandu, dan PKK untuk memperkuat pilar penanggulangan TBC di akar rumput. Optimalisasi anggaran daerah dan skema pendanaan inovatif menjadi bagian dari strategi lanjutan.

Wakil Ketua Umum APKASI, Mochamad Nur Arifin, turut menekankan pentingnya pelibatan masyarakat. Ia mencontohkan keberhasilan daerahnya yang mampu menekan angka TBC melalui insentif fiskal dan peningkatan kesadaran kesehatan masyarakat.

Di akhir rapat, Kang DS menutup dengan komitmen kuat: pemerintah kabupaten se-Indonesia siap menjadi garda terdepan menuju Indonesia bebas TBC 2030.