Daerah

Puluhan Tahun Tinggal di Rumah Nyaris Roboh, Keluarga di Kutawaluya Terpaksa Mengungsi ‎

48
×

Puluhan Tahun Tinggal di Rumah Nyaris Roboh, Keluarga di Kutawaluya Terpaksa Mengungsi ‎

Sebarkan artikel ini
Rumah tak layak huni
Rumah tak layak huni di di Kampung Semplek, Desa Sampalan, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang

Selama puluhan tahun, satu keluarga di Kampung Semplek, Desa Sampalan, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, terpaksa bertahan hidup di rumah dengan kondisi tidak layak huni. Seiring bangunan yang semakin lapuk dan berisiko ambruk, keluarga tersebut kini memilih meninggalkan rumah dan menumpang di kediaman kerabat.

‎Rumah nyaris roboh itu milik pasangan suami istri Ani (51) dan Soma (55) yang tinggal bersama dua anaknya. Bangunan berdinding bilik bambu tersebut tampak rusak hampir di seluruh bagian. Sejumlah dinding berlubang, rapuh, dan sewaktu-waktu bisa roboh.

‎Keterbatasan ekonomi menjadi alasan utama keluarga ini tidak mampu melakukan perbaikan. Soma yang bekerja sebagai buruh serabutan hanya mengandalkan penghasilan pas-pasan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

‎Ani mengaku, pihaknya sempat mendapat informasi akan menerima bantuan perbaikan rumah melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Namun hingga kini, bantuan tersebut tak kunjung terealisasi.

‎“Belum ada bantuan. Difoto mah difoto, tapi enggak ada tindak lanjutnya,” keluh Ani.

‎Selain itu, Ani juga menyebut pernah ada janji dari salah seorang yang mengatasnamakan partai politik saat masa pencoblosan.

‎“Ngomongnya ada, pas lagi pencoblosan partai, katanya Pak Saan. Katanya sebelum nyoblos rumah sudah dibedah. Tapi sampai sekarang enggak ada,” ujarnya kesal.

‎Karena kondisi rumah yang semakin membahayakan keselamatan, Ani bersama keluarganya akhirnya memutuskan mengungsi sementara ke rumah saudara yang lokasinya tidak jauh dari tempat tinggal mereka.

‎“Saya sama keluarga terpaksa tinggal di rumah saudara karena rumah sudah mau ambruk. Jadi numpang dulu,” ucapnya.

‎Saat ini, keluarga tersebut hanya berharap pemerintah segera memberikan bantuan melalui program Rutilahu agar mereka dapat kembali menempati rumah yang aman dan layak huni.