PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 3 Cirebon menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan kereta api menyusul kecelakaan KA Menoreh yang menabrak truk di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Muhibuddin, menjelaskan kecelakaan tersebut terjadi di perlintasan sebidang tanpa palang pintu di Desa Dompyong Kulon, Kecamatan Gebang, pada Rabu (21/1/2026) dini hari. Truk yang tertabrak diduga mengalami mogok dan berhenti tepat di tengah rel.
“Insiden ini menyebabkan gangguan operasional perjalanan kereta api, khususnya pada lintas Jawa Tengah–Jakarta, sehingga berdampak pada keterlambatan sejumlah perjalanan KA,” ujar Muhibuddin.
Ia menegaskan, PT KAI bergerak cepat melakukan evakuasi rangkaian kereta serta menyiapkan lokomotif pengganti agar perjalanan KA Menoreh tetap dapat dilanjutkan menuju Jakarta.
Sementara itu, lokomotif yang mengalami kerusakan masih dalam proses evakuasi menggunakan kereta penolong (railway crane) milik Daop 3 Cirebon guna memastikan jalur dapat segera difungsikan kembali.
“Kami dari PT KAI Daop 3 Cirebon menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas keterlambatan perjalanan akibat gangguan operasional ini,” kata Muhibuddin.
PT KAI memastikan seluruh proses penanganan dilakukan sesuai standar keselamatan. Investigasi lanjutan juga masih dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan serta mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.




