Politik dan Pemerintahan

Ahab Sihabudin Dorong Literasi Digital Muhammadiyah

×

Ahab Sihabudin Dorong Literasi Digital Muhammadiyah

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahab Sihabudin
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahab Sihabudin (kanan)

GARUT — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKS, Ahab Sihabudin, mengajak warga Muhammadiyah memperkuat budaya literasi dan dakwah digital sebagai strategi membangun kembali peran Muhammadiyah dalam melahirkan pemimpin nasional.

Seruan tersebut disampaikan dalam Kuliah Subuh Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Al Jamhari, Cabang Muhammadiyah Garut Kota, Jalan Lio, Kecamatan Garut Kota, Kamis (26/2).

Menurut Ahab, perkembangan teknologi informasi telah mengubah pola komunikasi masyarakat, termasuk dalam aktivitas dakwah dan kaderisasi organisasi keagamaan. Karena itu, Muhammadiyah dinilai harus mampu beradaptasi agar tetap relevan di tengah generasi digital.

“Generasi muda adalah ujung tombak perubahan bangsa. Literasi digital menjadi kebutuhan mutlak agar dakwah tetap hidup dan mampu menjawab tantangan zaman,” ujar Ahab di hadapan jamaah.

Ia menegaskan, dakwah digital tidak sekadar memanfaatkan media sosial, tetapi harus menghadirkan narasi Islam yang mencerahkan, moderat, serta menawarkan solusi terhadap persoalan kebangsaan.

Dalam paparannya, Ahab juga mengingatkan sejarah panjang Muhammadiyah sebagai organisasi yang melahirkan tokoh besar nasional, mulai dari Presiden pertama RI Sukarno hingga Panglima Besar Sudirman.

Menurutnya, tradisi intelektual tersebut perlu dihidupkan kembali melalui penguatan budaya membaca, diskusi ilmiah, serta penguasaan teknologi informasi di kalangan kader muda.

“ Muhammadiyah pernah menjadi kawah candradimuka lahirnya pemimpin bangsa. Tradisi itu harus kita bangun kembali melalui kaderisasi berbasis ilmu dan teknologi,” tegasnya.

Ahab turut menyoroti peran strategis organisasi otonom seperti Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dalam mencetak generasi kepemimpinan masa depan. Ia menilai kader muda tidak cukup hanya aktif dalam kegiatan internal organisasi, tetapi juga perlu terlibat dalam dinamika sosial dan kebangsaan secara konstruktif.

Selain aktif dalam dakwah dan pembinaan umat, Ahab saat ini menjabat Anggota DPRD Jawa Barat periode 2024–2029. Di parlemen, ia fokus mendorong kebijakan di sektor pendidikan, keagamaan, serta pemberdayaan masyarakat berbasis akar rumput.

Di lingkungan organisasi, ia juga dipercaya memimpin LPCRPM Pimpinan Daerah Muhammadiyah Garut yang berfokus pada penguatan cabang, ranting, dan masjid sebagai pusat gerakan sosial-keumatan.

Menurut Ahab, kebangkitan Muhammadiyah bukan sekadar nostalgia sejarah, melainkan kebutuhan strategis bangsa untuk menghadirkan pemimpin nasional yang berintegritas, berilmu, dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *