SUMEDANG – Sebanyak 1.657 pelajar dari jenjang SD, SMP hingga SMA mengikuti Pesantren Kilat Ramadan (PESKI) 1447 H/2026 M yang digelar di Masjid Agung Sumedang, Senin (2/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama sepekan, 2–8 Maret 2026 itu dibuka langsung Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir.
Mengusung tema “Internalisasi Nilai Gapura Panca Waluya Guna Mewujudkan Manusia Waluya Rahmatan Lil ‘Alamin Menuju Sumedang Simpati Semakin Maju”, PESKI menjadi momentum pembinaan generasi muda di bulan suci Ramadan.
Dalam sambutannya, Dony mengaku bangga melihat antusiasme para peserta yang hadir dengan wajah berseri dan penuh semangat.
“Saya melihat anak-anak semua wajahnya berseri-seri dan penuh semangat. Ini membuktikan bahwa generasi Sumedang merupakan generasi yang mau belajar, berubah, dan berbuat lebih baik lagi,” ujarnya.
Ia menegaskan, pesantren kilat bukan sekadar agenda tahunan bersifat seremonial. Menurutnya, kegiatan tersebut harus menjadi bekal kehidupan, baik di dunia maupun akhirat.
“Laksanakan dengan sebaik-baiknya. Jadikan ini kesempatan emas, momentum belajar di bulan Ramadan yang penuh berkah ini,” pesannya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada para pembimbing dan panitia yang telah berkontribusi membina generasi muda Sumedang. Ia berharap proses pembinaan dilakukan dengan kesabaran, keteladanan, dan kasih sayang.
Sementara itu, Ketua Panitia PESKI 1447 H, K.H. Sohibin, menekankan bahwa Ramadan merupakan momentum tarbiyah ruhiyah, fikriyah, dan ijtima’iyah.
“Melalui PESKI, kita ingin membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan berakhlakul karimah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sebanyak 79 pembimbing diterjunkan dalam kegiatan tersebut, didukung 23 panitia pelaksana dari unsur DKM Masjid Agung Sumedang.
Adapun peserta terdiri dari 502 siswa SD, 349 siswa SMP, dan 806 siswa SMA. Mereka berasal dari SDN Sukaraja 1 dan 2, SMPN 1 Sumedang, SMPN 4 Sumedang, SMPN 5 Sumedang, MTs Almarzuqiyah Sumedang Utara, serta SMAN 1 Sumedang.
Berbagai kegiatan mengisi rangkaian PESKI, mulai dari salat dhuha, tadarus Alquran, muhasabah, ceramah umum Ramadan, hingga aksi ekologi seperti gerakan kebersihan, hemat energi, dan penanaman pohon.
“Melalui PESKI ini kami berharap lahir generasi muda Sumedang yang sehat lahir batin, berintegritas, berilmu, cekatan, serta mampu menjadi rahmat bagi lingkungan sekitarnya,” pungkas Sohibin.








