SUMEDANG – Peringatan Hari Lahir Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) ke-72 dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) ke-71 tingkat Kabupaten Sumedang berlangsung khidmat di Aula PCNU Kabupaten Sumedang, Minggu (15/3).
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi para kader pelajar Nahdliyin untuk memperkuat komitmen dalam membangun generasi muda yang berintegritas, berilmu, dan siap menjadi pemimpin masa depan.
Bupati Kabupaten Sumedang Dony Ahmad Munir yang membuka kegiatan tersebut menegaskan bahwa IPNU dan IPPNU memiliki peran penting sebagai organisasi kader dalam membentuk karakter generasi muda.
Menurutnya, organisasi pelajar di bawah naungan Nahdlatul Ulama itu telah lama menjadi wadah pembinaan kepemimpinan bagi kalangan pelajar.
“IPNU dan IPPNU merupakan kawah candradimuka yang melatih dan mendidik generasi muda agar siap menjadi pemimpin masa depan,” kata Dony.
Ia juga mengingatkan bahwa inti dari ibadah puasa adalah mencapai ketakwaan, yakni upaya meraih ridha Allah SWT dalam setiap aktivitas kehidupan.
Karena itu, para kader IPNU dan IPPNU diminta terus menanamkan nilai belajar, berjuang, dan bertakwa sebagai fondasi dalam membangun masa depan.
Dony juga mengapresiasi peran kader IPNU dan IPPNU di Sumedang yang selama ini aktif memberikan masukan serta dukungan terhadap pembangunan daerah.
Menurutnya, energi dan semangat generasi muda menjadi modal penting bagi kemajuan daerah di masa mendatang.
“Teruslah belajar, berjuang, dan bertakwa. Masa depan Sumedang berada di tangan generasi muda,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh pengalaman, jaringan, serta integritas moral dan kejujuran.
Melalui momentum Harlah ke-72 IPNU dan ke-71 IPPNU ini, diharapkan organisasi pelajar Nahdliyin di Sumedang semakin solid dalam membina kader-kader muda yang siap berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan daerah.








