SUMEDANG – Bencana longsor menerjang Dusun Ciranggon, Desa Mekarrahayu, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Rabu (8/4/2026) sore sekitar pukul 18.00 WIB, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
Material longsoran setinggi 20 hingga 30 meter menimbun dua rumah warga. Proses pencarian korban yang diduga masih tertimbun sempat dilakukan oleh tim gabungan, namun terpaksa dihentikan sementara karena kondisi gelap dan risiko tinggi di lokasi.
Pencarian dijadwalkan dilanjutkan pada Kamis pagi setelah menunggu kedatangan tim Basarnas Bandung serta memastikan kondisi medan aman.
Wakil Bupati Sumedang, Fajar Aldila, yang meninjau langsung lokasi kejadian menyebutkan bahwa proses evakuasi terkendala medan yang sulit dijangkau.
“Kontur tanah tidak stabil dan berpotensi terjadi longsor susulan, sehingga membahayakan tim pencarian. Alat berat juga belum bisa masuk ke lokasi,” ujarnya.
Selain itu, akses menuju titik longsor cukup terbatas, sehingga penanganan masih mengandalkan peralatan manual sambil menunggu dukungan tambahan dari tim SAR.
Pemerintah daerah bersama tim gabungan saat ini memfokuskan upaya pada pengamanan area dan koordinasi lintas instansi guna mempercepat proses evakuasi.
Fajar Aldila juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan rawan seperti lereng dan kaki bukit, untuk meningkatkan kewaspadaan.
“Masyarakat diharapkan memantau kondisi lingkungan sekitar dan menjauhi area berisiko saat hujan lebat untuk menghindari bencana susulan,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, jumlah korban masih dalam proses pendataan. Tim SAR gabungan bersiap melanjutkan pencarian dengan prioritas keselamatan personel di lapangan.








