Uncategorized

Pemkot Jakarta Selatan Tangani Ikan Sapu-Sapu Sesuai Rekomendasi MUI

16
×

Pemkot Jakarta Selatan Tangani Ikan Sapu-Sapu Sesuai Rekomendasi MUI

Sebarkan artikel ini
Berburu Ikan Sapu-sapu
Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan menyampaikan bahwa proses penanganan ikan sapu-sapu

JAKARTA – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan menyampaikan bahwa proses penanganan ikan sapu-sapu dilakukan mengikuti rekomendasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait prosedur penguburan.

“Agar tidak menimbulkan kekeliruan ke depannya, kami melaksanakan proses ini sesuai saran MUI. Hari ini sudah berjalan dengan baik,” kata Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar di Jakarta, Selasa.

Anwar menjelaskan bahwa petugas gabungan kembali melaksanakan penangkapan ikan sapu-sapu di kawasan Pintu Air Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Ia memastikan bahwa sebelum proses penguburan dilakukan, seluruh ikan tersebut sudah dalam kondisi mati.

“Pada kegiatan kali ini, ditargetkan sebanyak lima ton ikan sapu-sapu kita tangkap. Pada Jumat lalu, petugas berhasil mengumpulkan sekitar 5,3 ton ikan sapu-sapu,” ucapnya.

Menurutnya, langkah ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam rangka menjaga kualitas lingkungan dan air. Keberadaan ikan sapu-sapu disebut memberikan dampak besar terhadap ekosistem perairan, terutama terhadap populasi ikan lokal yang biasa dikonsumsi masyarakat.

“Populasi ikan lokal menurun karena telur-telurnya dimangsa oleh ikan sapu-sapu,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan penangkapan akan dilakukan secara rutin dua kali dalam seminggu dengan fokus di wilayah hulu, sehingga diharapkan dapat menekan jumlah ikan sapu-sapu hingga ke wilayah hilir.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan kualitas lingkungan dan air semakin baik sehingga masyarakat dapat hidup lebih sehat dan sejahtera,” paparnya.

Sementara itu, warga setempat, Yanuar Hadi (47), mengapresiasi langkah Pemkot Jakarta Selatan yang mengintensifkan penanganan ikan sapu-sapu.

“Kami mendukung kegiatan ini karena pengendalian ikan sapu-sapu lebih baik dibandingkan harus mengorbankan ikan lokal,” kata Yanuar.

Upaya pengendalian ikan sapu-sapu ini dilakukan secara serentak di beberapa wilayah dengan melibatkan sekitar 60 personel gabungan yang terdiri dari unsur Pemkot Jakarta Selatan, TNI, serta masyarakat. (Rifqi)