Daerah

Garut Perkuat Inklusi Sosial Saat Peringati Hari Disabilitas 2025

49
×

Garut Perkuat Inklusi Sosial Saat Peringati Hari Disabilitas 2025

Sebarkan artikel ini
Hari Disabilitas Internasional (HDI) dan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2025 di Garut
Hari Disabilitas Internasional (HDI) dan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2025 di Garut

Garut menegaskan komitmennya terhadap pembangunan inklusif melalui peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) dan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2025 yang digelar di Social Center Dinas Sosial Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Minggu (7/12/2025). Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat dukungan bagi penyandang disabilitas agar semakin berdaya dan memiliki akses setara dalam berbagai aspek kehidupan.

Tahun ini, peringatan mengangkat tema internasional “Fostering disability-inclusive societies for advancing social progress” serta tema nasional “Setara Berkarya Tanpa Batas”. Keduanya menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sosial yang memberi ruang bagi semua warga untuk berkembang tanpa hambatan.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menegaskan bahwa penyandang disabilitas harus diberi peluang yang sama dalam pembangunan daerah. Ia menyebutkan adanya peluang akses bantuan finansial bagi penyandang disabilitas selama memenuhi ketentuan yang berlaku. “Kita dorong mereka untuk menjadi lebih produktif,” ujar Bupati.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut, Aji Sekarmaji, menambahkan bahwa penanganan isu disabilitas tidak bisa berjalan sendiri. Sinergi lintas sektor—pemerintah, dunia usaha, lembaga sosial, hingga masyarakat—menjadi kunci penting. Sepanjang 2025, pemerintah daerah telah menyalurkan berbagai alat bantu, di antaranya 45 tongkat, 40 tongkat cacak, 125 kursi roda, dan 30 alat bantu dengar.

Dukungan dari beragam pihak turut menguatkan ekosistem pelayanan sosial di Garut. Bantuan meliputi empat motor listrik dari PT PLN Indonesia Power Kamojang, 40 kaki palsu dari Baznas Kabupaten Garut, pemasangan tujuh kaki palsu dari LDS Charity dan YPTD, serta 20 kursi roda anak dari Yayasan SAI Study Group Bandung.

Kepala BBPPKS Bandung, Iyan Kusmadiana, mengapresiasi kolaborasi berkelanjutan di Kabupaten Garut. Menurutnya, kerja sama antar unsur pemerintah dan masyarakat merupakan fondasi penting untuk memperluas akses layanan sosial yang setara bagi penyandang disabilitas.

Rangkaian acara ditutup dengan penyerahan bantuan simbolis serta peninjauan karya penyandang disabilitas. Produk yang dipamerkan menunjukkan bahwa keterbatasan tidak mengurangi kemampuan untuk berkarya dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.