Nasional

Korban Bencana Sumatera Terus Bertambah, BNPB Catat 604 Jiwa Meninggal

105
×

Korban Bencana Sumatera Terus Bertambah, BNPB Catat 604 Jiwa Meninggal

Sebarkan artikel ini
Juru Bicara Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh 2025, Murthalamuddin
Juru Bicara Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh 2025, Murthalamuddin

Jumlah korban akibat bencana hidrometeorologi yang melanda Sumatera Utara dan Aceh terus bertambah. BNPB melaporkan hingga Senin (1/12/2025) pukul 18.24 WIB, total korban meninggal sudah mencapai 604 jiwa, menjadikan bencana ini salah satu yang paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir.

BNPB merinci, selain korban meninggal, terdapat 464 orang masih hilang, 2.600 luka-luka, serta 1,5 juta warga terdampak. Dari jumlah tersebut, 570 ribu orang terpaksa mengungsi akibat rumah rusak atau wilayah yang masih terendam banjir.

Sementara itu, di Aceh, angka korban juga terus meningkat. Hingga Minggu (30/11/2025) malam, Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh mencatat 102 orang meninggal, 116 hilang, dan 326 luka berat.

“Ada penambahan data korban. Kini angkanya 102 meninggal, 116 hilang, dan 326 luka berat,” kata Juru Bicara Posko, Murthalamuddin, dalam keterangannya.

Untuk luka ringan, jumlahnya mencapai 1.286 orang. Pengungsian tersebar sangat luas: di 224 kecamatan dan 1.652 gampong, dengan total 292.806 jiwa yang mengungsi.

Murthalamuddin menegaskan bahwa pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan rumah sakit pemerintah, swasta, dan relawan kemanusiaan untuk mempercepat penanganan medis bagi korban luka berat maupun ringan.

Sementara untuk pengungsi, distribusi logistik, makanan, dan obat-obatan terus dikebut. “Ada beberapa titik pengungsian yang belum bisa diakses transportasi darat, sehingga kami berkoordinasi dengan BNPB agar bantuan dikirim melalui helikopter dan pesawat,” ujarnya.

Pemerintah pusat dan daerah disebut terus memperkuat sumber daya untuk memastikan semua warga terdampak mendapatkan bantuan yang memadai.