Daerah

Bupati Garut Ajak Muslimat NU Perkuat Sinergi Sosial

62
×

Bupati Garut Ajak Muslimat NU Perkuat Sinergi Sosial

Sebarkan artikel ini
Bupati Garut Bersama Warga Muslimat NU
Bupati Garut Bersama Warga Muslimat NU

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menegaskan peran strategis Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) sebagai mitra pemerintah dalam menghadapi persoalan sosial dan kesehatan masyarakat. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Konferensi Cabang (Konfercab) XII Pimpinan Cabang Muslimat NU Garut Tahun 2025 di Pondok Pesantren Al-Huda, Kecamatan Tarogong Kaler, Sabtu (27/12/2025).

Dalam sambutannya, Bupati menyoroti kompleksitas tantangan sosial yang masih dihadapi Kabupaten Garut, terutama terkait kemiskinan dan kualitas kesehatan ibu serta anak. Ia menilai Muslimat NU Garut memiliki jaringan akar rumput yang kuat dan berpotensi besar membantu pemerintah menjangkau masyarakat lapisan terbawah.

Data Kemiskinan Jadi Perhatian Bersama

Syakur memaparkan maslah kemiskinan yang sangat mengkhawatirkan di Kabupaten Garut. Menurutnya, saat ini terdapat sekitar 317 ribu warga Garut yang masuk kategori Desil 1 atau kelompok kesejahteraan paling rendah. Kelompok ini umumnya tidak memiliki aset, tinggal di rumah tidak layak huni, minim akses sanitasi, serta memiliki tingkat pendidikan rendah.

“Kalau kita hitung dari Desil 1 sampai Desil 5, jumlahnya mencapai sekitar 1,8 juta jiwa yang masih membutuhkan bantuan sosial. Ini pekerjaan besar dan tidak mungkin ditangani pemerintah sendiri,” ujar Syakur.
Ia menegaskan pentingnya kolaborasi dengan organisasi masyarakat, termasuk Muslimat NU, untuk mempercepat penanganan persoalan kesejahteraan.

Muslimat NU
Muslimat NU

Fokus Kesehatan Ibu dan Anak

Selain isu ekonomi, Bupati Garut juga menitipkan pesan penting terkait penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Meski tren AKB mulai menurun, ia berharap Muslimat NU Garut dapat berperan aktif dalam edukasi kesehatan ibu hamil.

“Tugas kita bersama adalah mendidik masyarakat agar ibu hamil memeriksakan kehamilan ke bidan atau puskesmas. BPJS tersedia dan persalinan bisa dilakukan secara gratis,” jelasnya.

Dorong Sinergi Program Nyata

Menutup arahannya, Syakur meminta kepengurusan baru Muslimat NU Garut untuk lebih intens berkomunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Garut. Ia berkomitmen menginstruksikan dinas terkait agar bersinergi langsung dalam program pemberdayaan masyarakat.

Ia berharap Muslimat NU Garut terus hadir dengan aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat bawah, khususnya perempuan dan keluarga prasejahtera.