Hiburan

Lonjakan Wisata Nataru Gerakkan Ekonomi Hotel dan Transportasi Bandung

×

Lonjakan Wisata Nataru Gerakkan Ekonomi Hotel dan Transportasi Bandung

Sebarkan artikel ini
Jalan Braga Ikon Wisata Bandung
Jalan Braga Ikon Wisata Bandung

Lonjakan kunjungan wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 memberi dampak signifikan terhadap pergerakan ekonomi Kota Bandung. Sektor perhotelan dan transportasi wisata Bandung menjadi yang paling merasakan efek positif dari tingginya arus wisatawan yang datang ke ibu kota Jawa Barat tersebut.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung memperkirakan jumlah wisatawan selama periode libur Nataru mencapai sekitar 4,5 juta orang. Tingginya kunjungan tersebut mendorong peningkatan okupansi hotel, khususnya di kawasan pusat kota dan destinasi wisata unggulan.

Kepala Disbudpar Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa, mengatakan sejumlah hotel di kawasan strategis bahkan mencatat tingkat hunian hingga 100 persen. Sementara hotel yang berada di lokasi lebih jauh dari pusat kota rata-rata mencatat okupansi antara 60 hingga 80 persen.

“Hotel di pusat kota seperti kawasan Braga dan sekitarnya cenderung penuh. Ini menunjukkan wisatawan masih memilih lokasi yang dekat dengan pusat aktivitas dan destinasi wisata,” ujarnya, Kamis (2/1).

Adi menyebutkan pihaknya telah melakukan pemantauan langsung ke lebih dari 15 hotel selama masa libur Nataru untuk memastikan kesiapan layanan wisata Bandung. Dari hasil pemantauan tersebut, terlihat bahwa distribusi okupansi memang belum merata, namun secara umum sektor perhotelan mengalami peningkatan dibanding hari normal.

Tambahan kunjungan wisatawan selama Nataru juga diperkirakan membuat target kunjungan wisata Bandung tahun 2025 terlampaui. Pada 2025, Disbudpar menargetkan 8,5 juta wisatawan, dan hingga September jumlah kunjungan telah mencapai sekitar 6,5 juta orang.

Selain perhotelan, layanan transportasi wisata Bandung juga mengalami peningkatan. Layanan Bandung Tour on Bus (Bandros) mencatat lonjakan jumlah penumpang selama periode 26–31 Desember 2025 sebanyak 6.262 orang, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kepala BLUD Angkutan Dishub Kota Bandung, Yudhiana, menyebut peningkatan penumpang mencapai sekitar 80 persen dibandingkan hari normal, seiring dengan libur sekolah dan Nataru. Untuk mendukung layanan, Dishub mengoperasikan 10 armada Bandros dengan dua armada cadangan serta memperpanjang jam operasional akhir pekan hingga malam hari.

Lonjakan aktivitas pariwisata ini menegaskan peran penting sektor wisata sebagai penggerak ekonomi Kota Bandung, terutama pada momentum libur panjang nasional.