Daerah

71 Tahun IIDI, Menguatkan Peran Perempuan Sebagai Fondasi Kesehatan Masyarakat

×

71 Tahun IIDI, Menguatkan Peran Perempuan Sebagai Fondasi Kesehatan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
IIDI Kabupaten Garut
IIDI Kabupaten Garut

Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Cabang Kabupaten Garut memperingati hari jadinya yang ke-71 dengan penuh khidmat di Gedung Lasminingrat, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Rabu (7/1/2026). Mengusung tema “71 Tahun IIDI Bersatu Mewujudkan Pengabdian Kepada Masyarakat”, peringatan ini menjadi momentum refleksi atas pengabdian panjang IIDI Kabupaten Garut sekaligus penguatan sinergi dengan pemerintah daerah dalam menjawab tantangan kesehatan masyarakat.

Selama lebih dari tujuh dekade, IIDI Kabupaten Garut tumbuh sebagai organisasi yang kerap bekerja dalam senyap, namun berdampak nyata. Di balik tugas berat para dokter, terdapat peran perempuan—istri dokter—yang menopang ketahanan keluarga tenaga medis sekaligus terlibat aktif dalam kegiatan sosial dan kesehatan di tengah masyarakat.

Perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Rita Subaryah, menyampaikan apresiasi atas peran ganda tersebut. Menurutnya, kontribusi IIDI Kabupaten Garut tidak hanya bersifat internal dalam mendukung tugas profesi dokter, tetapi juga eksternal melalui berbagai kegiatan edukasi dan sosial yang menyentuh langsung masyarakat.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara Dinas Kesehatan dengan organisasi profesi seperti IIDI menjadi salah satu kunci peningkatan indikator kesehatan daerah, terutama di wilayah yang masih menghadapi persoalan gizi, pola hidup sehat, dan kesadaran kesehatan keluarga.

Ketua IIDI Kabupaten Garut, Nurhayati Maskut, menekankan bahwa peringatan HUT ke-71 bukanlah sekadar seremoni, melainkan wujud komitmen nyata organisasi. Rangkaian kegiatan diisi dengan bakti sosial bagi anak-anak berprestasi serta edukasi kesehatan, khususnya terkait pola makan sehat sebagai fondasi pencegahan penyakit sejak dini.

Ia menyampaikan bahwa pengabdian tidak selalu harus hadir dalam skala besar. Justru dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten dan tulus, dampak sosial dapat tumbuh dan meluas. Semangat inilah yang terus dijaga IIDI sejak berdiri hingga hari ini.

Lebih jauh, Nurhayati menegaskan bahwa kata “Bersatu” dalam tema peringatan menjadi penanda penting. Solidaritas, kebersamaan, dan kepedulian menjadi kekuatan utama IIDI Kabupaten Garut dalam menghadapi dinamika sosial dan tantangan kesehatan yang terus berkembang.

Peringatan 71 tahun IIDI Kabupaten Garut diharapkan menjadi titik penguat peran organisasi sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat—menjadi ruang pengabdian perempuan yang tidak hanya mendukung kesehatan keluarga, tetapi juga ikut menjaga kualitas kesehatan publik secara berkelanjutan.