Nasional

Katulampa Siaga Tiga, Banjir Mengintai Jakarta

×

Katulampa Siaga Tiga, Banjir Mengintai Jakarta

Sebarkan artikel ini
Bendung Katulampa
Bendung Katulampa Siaga 3

Bendung Katulampa, Kota Bogor, kembali menyentuh status Siaga Tiga setelah hujan deras mengguyur kawasan Puncak sejak Sabtu malam. Tinggi muka air Sungai Ciliwung tercatat mencapai 100 sentimeter, melonjak tajam dari posisi sebelumnya di kisaran 40 sentimeter.

Kenaikan debit air yang signifikan ini dipicu intensitas hujan tinggi di wilayah hulu Sungai Ciliwung. Petugas Bendung Katulampa langsung mengimbau warga yang bermukim di sepanjang bantaran sungai, khususnya di wilayah hilir hingga Jakarta, agar meningkatkan kewaspadaan.

“Air diperkirakan tiba di Jakarta pada Minggu sore,” ujar petugas Bendung Katulampa. Meski demikian, hingga laporan ini disusun, debit air dilaporkan mulai berangsur turun ke angka 80 sentimeter, namun status kewaspadaan masih tetap diberlakukan.

Ancaman luapan air Sungai Ciliwung sejalan dengan dampak hujan deras yang telah lebih dulu melumpuhkan sejumlah ruas jalan di Ibu Kota. Di Jalan Yos Sudarso, Tanjung Priok, Jakarta Utara, genangan air setinggi hingga 60 sentimeter membuat akses lalu lintas lumpuh total.

Kondisi tersebut memaksa petugas Jalan Tol Dalam Kota Wiyoto Wiyono mengambil langkah darurat dengan membolehkan pengendara sepeda motor melintas di ruas tol, sesuatu yang jarang dilakukan. Kebijakan ini diambil untuk menghindari risiko kecelakaan akibat genangan panjang sekitar dua kilometer di jalan arteri.

Pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah pengendara motor nekat tetap melintas di Jalan Yos Sudarso, namun akhirnya terjatuh karena tingginya genangan. Kendaraan roda dua maupun roda empat praktis tidak dapat melintas di jalur tersebut.

Petugas tol mengarahkan pengendara agar masuk ke ruas tol dan keluar di pintu tol terdekat demi menghindari genangan yang membahayakan keselamatan.

Dengan Bendung Katulampa berstatus siaga dan hujan masih berpotensi turun, warga Jakarta diminta tidak lengah. Sejarah panjang banjir Ciliwung menjadi pengingat bahwa luapan dari hulu kerap berujung petaka di hilir.(Sumber: Youtube Inewstv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *