Politik dan Pemerintahan

Sanggar Dewa Motekar Harumkan Tasikmalaya di Panggung Internasional, DPRD Turut Bangga

62
×

Sanggar Dewa Motekar Harumkan Tasikmalaya di Panggung Internasional, DPRD Turut Bangga

Sebarkan artikel ini
Kepler Sianturi
Anggota DPRD Kota Tasikmalaya sekaligus praktisi seni, Kepler Siantur

Langkah Sanggar Tari Dewa Motekar terus berayun mantap. Setiap gerak dan irama yang mereka suguhkan tak sekadar pertunjukan seni, melainkan doa budaya yang menembus batas geografis, mengharumkan nama Kota Tasikmalaya di panggung seni internasional.

Konsistensi dan dedikasi sanggar tari kebanggaan Tasikmalaya ini kembali menuai apresiasi luas.

Salah satunya datang dari Anggota DPRD Kota Tasikmalaya sekaligus praktisi seni, Kepler Sianturi, yang menyampaikan rasa bangga dan penghargaan mendalam atas kiprah Dewa Motekar dalam merawat serta mengibarkan identitas budaya Sunda melalui bahasa seni pertunjukan yang anggun dan bermartabat.

“Tentunya kami merasa sangat bangga. Sanggar Tari Dewa Motekar Kota Tasikmalaya mampu menembus panggung mancanegara. Ini merupakan capaian yang luar biasa,” ujar Kepler Sianturi saat dihubungi wartawan melalui sambungan telepon, Rabu (27/1/2026).

Menurut Kepler, capaian tersebut bukan semata keberhasilan artistik, melainkan juga wujud nyata diplomasi budaya.

Melalui gerak tari yang sarat makna, nilai-nilai kearifan lokal Sunda diperkenalkan kepada masyarakat dunia dengan cara yang berkelas, elegan, dan membanggakan.

“Ini sangat luar biasa dan patut mendapatkan apresiasi dari seluruh masyarakat Kota Tasikmalaya,” tambahnya.

Di bawah kepemimpinan Chris Novika Supardi, kontingen seni Sanggar Tari Dewa Motekar secara resmi dilepas untuk mengikuti Festival Cultural Exchange Internasional di Thailand.

Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dan penuh semangat, dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, di halaman Kantor Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporsbudpar) Kota Tasikmalaya, Selasa (27/1/2026).

Keikutsertaan dalam festival internasional tersebut menjadi misi strategis bagi Sanggar Tari Dewa Motekar.

Tak hanya menampilkan keindahan tari tradisional, tetapi juga merajut jalinan pertukaran budaya lintas bangsa, sekaligus meneguhkan posisi Tasikmalaya sebagai salah satu pusat seni budaya Nusantara.

Keberangkatan kali ini tercatat sebagai penampilan internasional kelima bagi Sanggar Tari Dewa Motekar sebuah capaian yang menegaskan konsistensi, kualitas, serta daya saing mereka di panggung global.

Kepler Sianturi menegaskan, prestasi tersebut layak mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen, baik pemerintah maupun masyarakat.

Ia berharap keberhasilan Dewa Motekar mampu menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda Tasikmalaya untuk terus berkarya, mencintai budaya, dan berani tampil percaya diri di tingkat dunia.

“Ini bukan hanya kebanggaan bagi sanggar, tetapi juga kebanggaan seluruh masyarakat Kota Tasikmalaya,” tegasnya.

Ia juga berharap Pemerintah Kota Tasikmalaya terus konsisten memberikan dukungan terhadap berbagai prestasi generasi muda, baik di bidang seni, budaya, olahraga, maupun sektor lainnya.

“Tentunya kami berharap dukungan Pemerintah Kota Tasikmalaya terus berkelanjutan terhadap capaian generasi muda yang telah mengharumkan nama daerah,” pungkas Kepler Sianturi.