Daerah

Longsor Jatigede Tutup Jalan Lingkar Utara, Akses Dialihkan

×

Longsor Jatigede Tutup Jalan Lingkar Utara, Akses Dialihkan

Sebarkan artikel ini
Longsor di Sumedang
Alat Berat Membersihkan Material longsor di Jalan Lingkar Utara Jatigede

Hujan deras yang mengguyur wilayah Jatigede, Kabupaten Sumedang, memicu longsor di kawasan Pasir Ringkik, Jalan Lingkar Utara, Kamis (12/2/2026). Material tanah dan batu sempat menutup sebagian badan jalan dan mengganggu arus lalu lintas.

Keesokan harinya, Jumat (13/2/2026), Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir turun langsung meninjau lokasi bencana sekaligus memastikan proses penanganan berjalan cepat.

Ia mengapresiasi gerak cepat tim gabungan dari BPBD, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan serta unsur Forkopimcam yang segera melakukan pembersihan material longsor.

“Terima kasih kepada seluruh jajaran yang sudah bergerak cepat menangani longsoran ini,” ujar Dony di lokasi.

Pemerintah daerah memprioritaskan pembersihan material longsor yang menutup badan jalan. Namun karena curah hujan masih tinggi dan berpotensi memicu longsor susulan, akses Jalan Lingkar Utara diputuskan ditutup sementara.

“Setelah pembersihan selesai, jalan tetap ditutup sementara. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas,” tegasnya.

Petugas disiagakan di sekitar lokasi longsor untuk mencegah kendaraan melintas sebelum kondisi dinyatakan aman. BPBD juga terus melakukan pemantauan guna mengantisipasi longsor lanjutan.

Untuk penanganan jangka panjang, Pemkab Sumedang berkoordinasi dengan Balai Besar Penanganan Jalan wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat guna memperkuat lereng serta menata ulang struktur jalan.

“Setelah tahap darurat selesai, kami lanjutkan penguatan lereng agar jalan lebih stabil dan aman,” jelasnya.

Ia mengimbau masyarakat tetap waspada bencana longsor selama musim hujan dan mematuhi rekayasa lalu lintas yang diberlakukan.

“Mudah-mudahan penanganan berjalan lancar dan kita dijauhkan dari bencana,” pungkasnya.