Komunitas Squad Hijrah Parkir Mannaku kembali menunjukkan konsistensinya menebar kepedulian sosial. Dalam pengajian rutin bulanan yang digelar di Saung Squad Hijrah, Argasari, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Senin malam (16/2), sebanyak 115 anak yatim menerima santunan dan paket sembako.
Sejak awal acara, ratusan warga memadati lokasi. Lantunan doa, tausiah, dan kebersamaan menciptakan suasana khidmat. Senyum haru para anak yatim menjadi gambaran nyata makna berbagi dalam kegiatan tersebut.
Pengamanan dilakukan personel Dalmas dari Polres Tasikmalaya Kota. Kehadiran aparat memperlihatkan sinergi antara masyarakat dan kepolisian dalam menjaga kegiatan sosial keagamaan tetap kondusif.
Ketua komunitas, Bang Obeng, menegaskan kegiatan ini bukan agenda insidental, melainkan rutinitas bulanan yang telah berjalan lima tahun.
“Ini bagian dari ikhtiar kami. Dari parkir harian, kami ingin ada manfaat lebih luas bagi masyarakat dan terutama anak yatim,” ujarnya.
Dana santunan berasal dari pengelolaan parkir serta donasi warga. Paket bantuan diserahkan langsung kepada anak yatim, disambut pelukan hangat dan doa bersama.
Tak hanya santunan, jamaah juga menikmati hidangan dari Dapur Squad Hijrah. Semangat gotong royong terlihat jelas saat warga melayani anak yatim tanpa sekat.
Bagi komunitas, kegiatan ini bukan sekadar amal sesaat, tetapi gerakan sosial berkelanjutan. Mereka ingin memastikan anak yatim tetap merasakan perhatian di tengah masyarakat.
“Kami ingin keberkahan. Selama masih ada rezeki, kami akan terus berbagi untuk anak yatim,” tutup Bang Obeng.
Dari ruang sederhana, kepedulian itu tumbuh—dan bagi anak yatim, malam itu menjadi bukti bahwa mereka tidak sendiri.








