SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten Sukabumi bergerak cepat menangani bencana pergerakan tanah yang terjadi di Kecamatan Bantargadung. Penanganan tidak hanya dilakukan dalam jangka pendek, tetapi juga telah disiapkan skema jangka menengah hingga jangka panjang.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, menegaskan bahwa pemerintah daerah telah menggerakkan sejumlah perangkat daerah untuk fokus pada penanganan para korban terdampak.
“Penanganan jangka pendek telah kita lakukan, termasuk menggerakkan semua pihak untuk menyediakan dapur umum, obat-obatan hingga fasilitas mandi, cuci, dan kakus,” ujar Ade dalam rapat koordinasi penanganan bencana di Kecamatan Bantargadung, Kamis (5/3).
Menurutnya, langkah cepat tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi selama masa tanggap darurat.
Tak hanya itu, Pemkab Sukabumi juga menyiapkan bantuan berupa uang sewa rumah bagi masyarakat yang terdampak bencana. Bantuan tersebut direncanakan diberikan selama enam bulan ke depan agar warga dapat menempati tempat tinggal sementara yang lebih aman.
“Kami siapkan bantuan uang sewa rumah untuk para korban bencana. Silakan camat untuk segera mensosialisasikan agar masyarakat terdampak bisa mencari kontrakan,” jelasnya.
Sementara itu, untuk solusi jangka panjang, pemerintah daerah tengah menyiapkan lahan sebagai lokasi relokasi permanen bagi warga terdampak. Proses tersebut masih menunggu kajian teknis agar lokasi yang dipilih benar-benar aman dari potensi bencana serupa.
“Kami akan berusaha menyediakan hunian tetap (huntap) atau hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana,” ungkapnya.
Ia menambahkan, keberhasilan penanganan bencana sangat bergantung pada kolaborasi seluruh pihak, baik pemerintah daerah, aparat wilayah, maupun masyarakat.
Ade mengingatkan bahwa tanpa koordinasi yang kuat antar perangkat daerah, proses penanganan bencana akan berjalan lebih lambat dan berpotensi menimbulkan persoalan baru.
“Semua harus bergerak bersama. Tanpa kolaborasi, kita akan kerepotan,” pungkasnya.
Bencana pergerakan tanah yang terjadi di wilayah Kecamatan Bantargadung sendiri menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan serta memaksa sebagian warga mengungsi demi keselamatan. Pemerintah daerah kini terus melakukan pemantauan serta penanganan untuk memastikan kondisi masyarakat terdampak tetap terkendali.








