GARUT – Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menghadiri peringatan malam Nuzulul Quran 1447 Hijriah tingkat Kabupaten Garut yang digelar di Masjid Agung Garut, Kecamatan Garut Kota, Jumat (6/3/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum refleksi spiritual bagi jajaran pemerintah daerah dan masyarakat untuk memperkuat nilai-nilai Alquran dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dalam sambutannya, Abdusy Syakur Amin menegaskan bahwa peringatan turunnya wahyu pertama Alquran tidak boleh sekadar menjadi kegiatan seremonial, melainkan harus menjadi komitmen umat Islam untuk menjadikan kitab suci tersebut sebagai pedoman hidup.
Menurutnya, ada empat nilai utama dalam Alquran yang harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Pertama adalah nilai kejujuran. Ia menilai ibadah puasa mengajarkan umat untuk berlaku jujur dalam setiap tindakan.
Nilai kedua adalah keadilan, yakni menumbuhkan sikap adil dalam memimpin diri sendiri, keluarga, maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Ketiga adalah kepedulian sosial, yakni menjaga kepekaan terhadap sesama yang membutuhkan pertolongan.
Sementara nilai keempat adalah menjaga kelestarian lingkungan, mulai dari lingkungan sekolah, kantor, hingga tempat ibadah.
“Keempat hal tersebut menggambarkan bagaimana Alquran memberikan pedoman kepada kita dalam melaksanakan tugas sehari-hari, sehingga kita bisa menjadi hamba Allah yang bermanfaat bagi sesama,” ujar Abdusy Syakur Amin.
Pada kesempatan itu, Bupati juga mengajak para jemaah untuk mendoakan umat Muslim di sejumlah negara yang sedang menghadapi konflik dan musibah, seperti di Iran, Lebanon, dan Palestina.
Sementara itu, Ketua DKM Masjid Agung Garut Muhammad Ade Sufina mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Garut atas penyelenggaraan kegiatan peringatan Nuzulul Quran tersebut.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi mampu memberikan dampak jangka panjang terhadap peningkatan spiritualitas masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus mengamalkan Alquran dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Kegiatan yang berlangsung khidmat itu juga diisi dengan penyerahan bantuan sembako secara simbolis kepada perwakilan masyarakat Kabupaten Garut sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan Ramadan.
Peringatan Nuzulul Quran kemudian ditutup dengan tausiah yang disampaikan oleh Dudu Hermawan.





