Daerah

Squad Hijrah Santuni 115 Yatim di Tasikmalaya

×

Squad Hijrah Santuni 115 Yatim di Tasikmalaya

Sebarkan artikel ini
Santunan Yatim
Squad Hijrah gelar kegiatan buka puasa bersama, santunan anak yatim, hingga salat tarawih berjamaah, komunitas ini berbagi kebahagiaan dengan 115 anak yatim piatu

TASIKMALAYA – Nuansa hangat Ramadan terasa kental dalam aksi sosial yang digelar komunitas Squad Hijrah Parkir Mannaku Kota Tasikmalaya.

Melalui kegiatan buka puasa bersama, santunan anak yatim, hingga salat tarawih berjamaah, komunitas ini berbagi kebahagiaan dengan 115 anak yatim piatu, Selasa (17/3/2026).

Kegiatan berlangsung di Saung Squad Hijrah, Jalan Sukalaya, Kelurahan Argasari, Kecamatan Cihideung, dan dihadiri berbagai elemen masyarakat.

Suasana kebersamaan tampak begitu kental. Kehadiran personel Polres Tasikmalaya Kota turut menambah rasa aman dan kekhidmatan dalam kegiatan tersebut.

Tak hanya itu, para relawan yang tergabung dalam dapur komunitas terlihat sibuk menyiapkan hidangan berbuka, mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi ruh kegiatan ini.

Tokoh masyarakat, Aep Saepudin, menilai kegiatan tersebut sebagai bentuk nyata kepedulian sosial yang patut diapresiasi.

“Ramadan menjadi momentum memperkuat empati dan kebersamaan. Apa yang dilakukan Squad Hijrah ini menjadi contoh bahwa kebaikan bisa tumbuh dari kebersamaan sederhana,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak yatim menerima paket sembako serta santunan sebagai bentuk perhatian dan kasih sayang.

Ketua komunitas, Bang Obeng, menyebut kegiatan ini telah menjadi tradisi selama hampir lima tahun.

“Kami memulai dari hal kecil, dari kebersamaan. Dengan niat berbagi, kami yakin ini bisa memberi manfaat besar,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, kegiatan ini didukung dari hasil pengelolaan parkir anggota serta kontribusi para donatur yang secara rutin menyisihkan rezekinya.

“Setiap yang terkumpul adalah amanah untuk membahagiakan mereka yang membutuhkan,” tambahnya.

Aksi sosial ini pun menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian masih tumbuh kuat di tengah masyarakat, terlebih di bulan penuh berkah.