BANDUNG — Insiden kerusakan terjadi di RSUD Bedas Pacira setelah bagian plafon bangunan dilaporkan ambruk akibat terpaan angin kencang, Rabu (18/3/2026).
Peristiwa tersebut langsung mendapat perhatian serius dari Bupati Bandung, Dadang Supriatna, yang turun langsung meninjau lokasi bersama jajaran terkait.
Berdasarkan informasi di lapangan, kerusakan terjadi pada bagian plafon, diduga akibat tekanan angin yang cukup kuat di kawasan Pacira yang dikenal rawan cuaca ekstrem.
Meski sempat menimbulkan kekhawatiran, tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden tersebut. Aktivitas layanan kesehatan juga dipastikan tetap berjalan dengan penyesuaian di area terdampak.
Kang DS menegaskan bahwa kejadian ini menjadi perhatian penting, terutama dalam memastikan keamanan fasilitas publik.
“Ini murni faktor alam, namun tetap menjadi bahan evaluasi bagi kami agar ke depan kualitas bangunan semakin adaptif terhadap kondisi lingkungan,” ujarnya.
Pasca kejadian, area yang terdampak langsung diamankan untuk menghindari risiko lanjutan. Pemerintah Kabupaten Bandung bersama instansi teknis juga bergerak cepat melakukan pengecekan menyeluruh terhadap struktur bangunan.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa kerusakan hanya terjadi pada bagian plafon, sementara struktur utama bangunan dinyatakan masih aman.
Perbaikan pun segera dilakukan dengan melibatkan pihak terkait guna mempercepat pemulihan fasilitas. Selain itu, evaluasi teknis tengah disiapkan untuk memastikan penggunaan material yang lebih tahan terhadap cuaca ekstrem di masa mendatang.
Insiden ini menjadi pengingat pentingnya mitigasi risiko dalam pembangunan fasilitas publik, khususnya di wilayah dengan karakteristik cuaca yang tidak menentu seperti Pacira.




