BANDUNG – Perayaan Pekan Suci 2026 menjadi momen penting bagi umat Katolik di Kota Bandung, khususnya di Gereja Katedral Santo Petrus Bandung. Rangkaian ibadah yang dimulai dari Kamis Putih hingga Hari Raya Paskah ini menjadi puncak dari masa Prapaskah yang telah dijalani umat selama kurang lebih 40 hari.
Memasuki Kamis Putih, umat akan mengikuti misa yang memperingati Perjamuan Terakhir Yesus bersama para murid-Nya. Tradisi ini biasanya ditandai dengan ritus pembasuhan kaki sebagai simbol pelayanan dan kerendahan hati. Di Katedral Bandung, perayaan ini umumnya berlangsung dalam beberapa sesi untuk mengakomodasi jumlah umat yang besar.
Berdasarkan pola jadwal tahun-tahun sebelumnya di lingkungan Keuskupan Bandung, misa Kamis Putih kerap digelar pada sore hingga malam hari. Pada 2025, misa berlangsung dalam beberapa sesi, termasuk pukul 15.00, 18.00, dan malam hari. Pola serupa diperkirakan kembali diterapkan pada 2026, menyesuaikan kebutuhan umat yang terus meningkat.
Memasuki Jumat Agung, suasana ibadah berubah menjadi lebih hening dan reflektif. Hari ini diperingati sebagai wafatnya Yesus Kristus di kayu salib. Di Katedral Bandung, umat biasanya mengikuti rangkaian ibadah seperti Jalan Salib pada pagi hari dan ibadat sengsara pada siang hingga sore hari, yang menjadi inti perayaan Jumat Agung.
Tradisi Jalan Salib Agung yang dilakukan secara bersama-sama menjadi salah satu momen paling khusyuk. Umat diajak merenungkan perjalanan penderitaan Yesus melalui 14 perhentian. Berdasarkan praktik sebelumnya, ibadat Jumat Agung di Bandung sering digelar sekitar pukul 15.00 sebagai simbol waktu wafat Kristus.
Memasuki Sabtu Suci, suasana gereja cenderung lebih tenang. Hari ini menjadi masa penantian sebelum kebangkitan Kristus dirayakan. Malam Paskah atau Vigili Paskah menjadi puncak dari seluruh rangkaian Pekan Suci, biasanya dilaksanakan pada malam hari dengan liturgi cahaya yang khas.
Dalam Vigili Paskah, umat akan mengikuti rangkaian panjang liturgi yang dimulai dari penyalaan lilin Paskah, pembacaan kisah keselamatan, hingga perayaan Ekaristi. Di Katedral Bandung, misa malam Paskah sebelumnya digelar dalam beberapa sesi malam, termasuk pukul 19.30 hingga menjelang tengah malam.
Hari Raya Paskah sendiri menjadi penutup sekaligus puncak sukacita umat Katolik. Di Gereja Katedral Santo Petrus Bandung, misa Paskah biasanya dilaksanakan dalam beberapa sesi sejak pagi hingga sore hari. Jadwal misa mingguan di katedral yang padat, seperti pukul 06.00, 09.00, 12.00, dan 17.00 WIB, menjadi gambaran kapasitas pelayanan bagi umat.
Lonjakan jumlah umat pada Pekan Suci membuat pihak gereja biasanya menyiapkan pengaturan khusus, termasuk tambahan sesi misa dan pengaturan arus jemaat. Hal ini dilakukan agar seluruh umat dapat mengikuti ibadah dengan nyaman dan tetap menjaga kekhusyukan.
Rangkaian Misa Pekan Suci 2026 di Katedral Bandung tidak hanya menjadi agenda rutin keagamaan, tetapi juga momentum refleksi iman yang mendalam. Dari Kamis Putih hingga Paskah, umat diajak untuk menelusuri kembali makna pengorbanan, harapan, dan kebangkitan dalam kehidupan sehari-hari.








