KARAWANG – Seorang bayi berusia empat bulan berinisial MZP diduga tidak mendapat penanganan medis di RSUD Karawang saat dalam kondisi darurat, Minggu malam (3/5/2026).
Peristiwa tersebut terekam dalam video yang direkam sopir ambulans dan beredar di media sosial.
Dalam video itu disebutkan bayi MZP mengalami sesak napas dan telah dirujuk ke RSUD Karawang untuk mendapatkan penanganan lanjutan.
Namun setibanya di rumah sakit, pasien diduga tidak bisa diterima dengan alasan ruang perawatan penuh atau overload.
Sopir ambulans yang merekam kejadian menyebut pihak rumah sakit meminta keluarga mencari rumah sakit lain karena keterbatasan kamar perawatan.
Akibat kondisi tersebut, bayi MZP disebut tidak sempat mendapatkan tindakan medis di RSUD Karawang.
Peristiwa itu memicu keprihatinan publik mengingat pasien masih berusia bayi dan membutuhkan penanganan cepat dalam kondisi darurat.
Hingga berita ini diturunkan, pihak RSUD Karawang belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penolakan pasien tersebut.
Kasus ini kembali menyoroti persoalan keterbatasan fasilitas layanan kesehatan, khususnya ruang rawat di rumah sakit rujukan yang kerap menjadi kendala penanganan pasien darurat.





