Peristiwa

BSMSS 2026 Resmi Dimulai di Desa Jahiang

×

BSMSS 2026 Resmi Dimulai di Desa Jahiang

Sebarkan artikel ini
Bakti Siliwangi
Program Bakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS) Tahun Anggaran 2026 resmi dimulai di Desa Jahiang, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya

TASIKMALAYA – Program Bakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS) Tahun Anggaran 2026 resmi dimulai di Desa Jahiang, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya.

Program kolaboratif antara Pemerintah Daerah, TNI, dan masyarakat ini menjadi langkah nyata dalam mempercepat pembangunan sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Salah satu sasaran utama BSMSS tahun ini adalah pembangunan jalan setengah hotmix sepanjang 1.500 meter dengan lebar 2,5 meter.

Infrastruktur tersebut diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas warga, memperlancar mobilitas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah pedesaan.

Kegiatan pembukaan berlangsung di Aula Serbaguna Desa Jahiang pada Jumat (5/6/2026), dihadiri unsur Forkopimda, TNI-Polri, perangkat daerah, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

Usai seremoni pembukaan, rombongan meninjau langsung lokasi pembangunan jalan yang menjadi sasaran fisik utama program.

Pasi Ter Kodim 0612/Tasikmalaya, Kapten Inf Tonce Ronal Manurung, menjelaskan bahwa BSMSS tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Selain pembangunan infrastruktur, akan dilaksanakan berbagai penyuluhan seperti wawasan kebangsaan, bela negara, serta edukasi yang mendukung pembangunan karakter dan partisipasi masyarakat,” ujarnya.

Camat Salawu, H. Wawan M. Ridwan, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut.

Menurutnya, BSMSS menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi seluruh elemen dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Sementara itu, Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, menegaskan bahwa BSMSS merupakan bentuk nyata sinergi lintas sektor yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Program BSMSS tahun ini membangun jalan sepanjang 1.500 meter dengan lebar 2,5 meter. Keberhasilannya tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap tahapan pelaksanaannya,” katanya, Sabtu (6/6/2026).

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan program tersebut dengan semangat gotong royong dan kebersamaan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara maksimal oleh warga.

Mewakili Bupati Tasikmalaya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tasikmalaya, M. Fuad Abdul Aziz, menyebut pembangunan jalan tersebut akan menjadi akses strategis yang mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memperlancar distribusi hasil pertanian dan produk unggulan desa.

“Pembangunan jalan melalui program BSMSS menjadi langkah konkret dalam meningkatkan konektivitas serta menghadirkan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat pedesaan,” ujarnya.

Lebih dari sekadar pembangunan infrastruktur, BSMSS 2026 juga diharapkan menjadi ruang partisipasi publik yang mempererat hubungan antara pemerintah, TNI, dan masyarakat. Berbagai kegiatan kreatif seperti lomba foto, video, dan testimoni masyarakat akan turut mewarnai pelaksanaannya.

Dengan hadirnya BSMSS di Desa Jahiang, diharapkan akses transportasi semakin baik, aktivitas ekonomi masyarakat semakin berkembang, serta semangat gotong royong terus tumbuh sebagai fondasi menuju desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.

Poto : rombongan unsur Forkopimda, TNI-Polri, perangkat daerah, tokoh masyarakat, dan warga setempat saat meninjau langsung lokasi pembangunan jalan yang menjadi sasaran fisik utama program. (Istimewa).