GARUT – Pengembangan layanan kesehatan di Kabupaten Garut mendapat suntikan dukungan dari masyarakat. Pemerintah Kabupaten Garut menerima hibah tanah seluas sekitar 387 meter persegi untuk mendukung perluasan dan pengembangan Puskesmas Pasundan.
Akta Pelepasan Hak Atas Tanah tersebut diserahkan langsung oleh Ato Hermanto kepada Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, di sela apel gabungan di Lapangan Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Tarogong Kidul, Senin (8/6).
Bupati Syakur mengapresiasi langkah Ato Hermanto beserta keluarganya yang dinilai telah memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat.
“Tanah yang diberikan ini sangat penting dan strategis. Bahkan menurut kami tidak ada duanya karena lokasinya sangat mendukung pengembangan pelayanan kesehatan,” kata Syakur.
Menurutnya, hibah tersebut memiliki nilai ekonomi yang cukup besar. Dengan luas hampir 387 meter persegi, nilai tanah diperkirakan mencapai lebih dari Rp1 miliar.
Namun bagi pemerintah daerah, nilai terbesar dari hibah tersebut bukan semata aspek ekonominya, melainkan manfaat yang akan dirasakan masyarakat melalui peningkatan kualitas layanan kesehatan.
“Ini merupakan bentuk perhatian dan pengabdian kepada masyarakat Garut. Bantuan ini akan sangat membantu pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan,” ujarnya.
Syakur berharap langkah keluarga Ato Hermanto dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk turut berkontribusi dalam pembangunan daerah sesuai kemampuan masing-masing.
“Meski tidak berada di lingkungan pemerintahan, masyarakat tetap bisa memberikan pengabdian yang besar bagi kepentingan publik,” tambahnya.
Pemkab Garut memastikan hibah lahan tersebut akan segera ditindaklanjuti melalui Dinas Kesehatan sebagai bagian dari rencana pengembangan Puskesmas Pasundan.
Penambahan lahan itu diharapkan mampu mendukung perluasan fasilitas pelayanan sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan yang lebih nyaman, memadai, dan berkualitas.








