SPIRITS.Id – Kanselir Jerman Friedrich Merz pada Kamis mengumumkan paket reformasi besar yang bertujuan untuk memulihkan kondisi ekonomi negara di tengah penurunan lapangan pekerjaan serta meningkatnya beban biaya bagi dunia usaha.
“Tujuan kami adalah merampungkan dan mempresentasikan usulan reformasi besar dalam beberapa pekan dan beberapa bulan mendatang. Ini akan menjadi usulan bersama pemerintah federal,” kata Merz saat menyampaikan pernyataan pemerintah di hadapan parlemen Jerman, Bundestag, menjelang pertemuan Dewan Eropa di Brussels.
Merz menjelaskan bahwa jumlah lapangan kerja di sektor industri Jerman terus menyusut, sementara sejumlah perusahaan terpaksa menghentikan operasional akibat tingginya biaya produksi dan beban birokrasi yang berat.
Dalam pemaparannya, Merz juga menolak penambahan utang baru di tingkat Uni Eropa. Menurutnya, utang yang terlalu besar dapat mengancam kedaulatan serta membatasi ruang gerak pemerintah.
“Beberapa negara Eropa, karena beban utang yang sangat besar, kini menghabiskan lebih banyak dana untuk membayar bunga utang dibandingkan untuk pertahanan. Kita tidak boleh membiarkan anggaran Eropa mencapai kondisi seperti itu,” ucap Merz.
Meski memperingatkan risiko meningkatnya utang, Merz tetap mendukung bantuan finansial Uni Eropa untuk Ukraina.
“Secara khusus, pinjaman Uni Eropa sebesar 90 miliar euro (sekitar Rp1,8 kuadriliun) untuk Ukraina telah disetujui,” katanya.
Pernyataan tersebut memicu respons penolakan dari sejumlah anggota Bundestag, yang terdengar memberikan seruan serta gumaman ketidaksetujuan di ruang sidang.
Sementara itu, laporan media Politico pada Mei menyebutkan bahwa Dana Moneter Internasional (IMF) telah memperingatkan Uni Eropa terkait risiko kenaikan utang publik di negara-negara anggotanya yang berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi blok tersebut.
Menurut dokumen IMF, jika kebijakan saat ini tetap berlanjut, rata-rata utang negara-negara Eropa diperkirakan dapat mencapai 130 persen dari produk domestik bruto (PDB) pada tahun 2040, atau sekitar dua kali lipat dari tingkat saat ini.








