KARAWANG – Pemadaman listrik massal melanda sejumlah wilayah vital di Kabupaten Karawang pada Jumat (19/6). Akibat kendala teknis darurat, pemadaman yang berlangsung selama lima jam tersebut tak hanya melumpuhkan pemukiman, namun juga menyasar fasilitas pelayanan publik.
Berdasarkan data resmi PLN UP3 Karawang, manajemen beban terpaksa dilakukan mulai pukul 09.00 hingga 14.00 WIB. Penurunan kapasitas suplai dari pusat pembangkit membuat sejumlah objek vital mendadak gelap gulita.
Sektor keamanan dan transportasi ikut kelabakan. Kantor Polsek Karawang Kota dan Stasiun Karawang dilaporkan masuk dalam daftar wilayah yang terkena pemotongan arus kelistrikan sementara ini.
Imbas *gangguan pasokan listrik* ini bahkan meluas ke fasilitas kesehatan kritis, mulai dari RS Dewi Sri, RS Mitra Family, hingga RS Permata Keluarga. Sektor ekonomi di sepanjang Jl. Tuparev, Bank BNI, hingga pusat perbelanjaan Mall KCP juga terpaksa gigit jari.
Netizen di media sosial langsung gaduh mengeluhkan *gangguan pasokan listrik* di siang bolong ini, terutama mengkhawatirkan operasional darurat di rumah sakit dan pelayanan administrasi di kantor polisi.
Pihak PLN UP3 Karawang sendiri langsung menyampaikan permohonan maaf terbuka dan menegaskan bahwa langkah darurat ini diambil demi menjaga stabilitas sistem kelistrikan jangka panjang sembari mempercepat pemulihan pembangkit.




