GARUT – Limbah obat sisa rumah tangga bisa cemari lingkungan. Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Garut edukasi anggota cara kelola dan buang obat kedaluwarsa dengan aman.
Workshop bertajuk “Edukasi Pengelolaan Obat Sisa Rumah Tangga” digelar di Aula Sekretariat DWP Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Tarogong Kidul, Selasa 23 Juni 2026. Diikuti 50 peserta perwakilan DWP se-Kabupaten Garut.
Ketua DWP Kabupaten Garut Lina Marlina sebut kegiatan ini langkah nyata cegah pencemaran. Ia apresiasi panitia dan narasumber yang berbagi ilmu krusial soal limbah obat domestik.
“Mudah-mudahan apa yang Bapak sampaikan bawa manfaat besar bagi kami dan berkah bagi kita semua,” ujar Lina Marlina.
Workshop ini program Bidang Pendidikan DWP Kabupaten Garut. Selain pererat silaturahmi antar-DWP SKPD, Badan, Dinas, hingga Kecamatan, misi utamanya edukasi bahaya sisa obat.
“Tujuannya beri pemahaman ke ibu-ibu anggota DWP soal bahaya sisa obat rumah tangga, serta cara kelola dan buangnya dengan benar, aman, ramah lingkungan,” tegas Lina.
Ia berharap anggota DWP jadi agen perubahan. Sebab buang obat sembarangan picu pencemaran tanah dan air yang bahaya bagi kesehatan jangka panjang.
Ketua Penyelenggara Nurhayati Maskut laporkan acara sukses berkat tim Bidang Pendidikan. Fokusnya tingkatkan kapasitas anggota dalam manajemen obat di keluarga.
DWP Kabupaten Garut hadirkan pakar Komunitas Jagamala: apt. R Aldizal Mahendra RS, http://M.Farm. sebagai Pembina, apt. Andi Permana, http://S.Farm. Ketua Jagamala, dan Faisal Amir, http://S.Si. Wakil Ketua.
Para narasumber kupas tuntas cara identifikasi obat rusak atau kedaluwarsa. Juga prosedur buang kemasan dan sisa obat agar tak disalahgunakan atau cemari ekosistem.
Peserta diajari pisahkan blister, botol, dan sirup. Obat padat harus dihancurkan dulu sebelum dibuang. Cairan tak boleh langsung ke saluran air. Kemasan wajib dirusak agar tak dipakai ulang.
Edukasi ini penting karena banyak ibu rumah tangga simpan stok obat. Tanpa tata kelola, obat kedaluwarsa rawan disalahgunakan anak atau cemari lingkungan sekitar.
DWP Garut berkomitmen lanjutkan program serupa. Targetnya seluruh anggota paham dan tularkan ilmu ke lingkungan masing-masing.




