Internasional

Media Utama AS: Pangkalan Militer AS Lumpuh Dihantam Drone Iran

×

Media Utama AS: Pangkalan Militer AS Lumpuh Dihantam Drone Iran

Sebarkan artikel ini
Pangkalan AL AS
Naval Support Activity (NSA) di Bahrain Lumbuh oleh Serangan Drone Iran

WASHINGTON – Kedigdayaan Amerika Serikat sebagai negara adidaya di Timur Tengah dilaporkan rontok. Investigasi terbaru dari media terkemuka The Wall Street Journal (WSJ) membongkar fakta mengejutkan bahwa pangkalan Angkatan Laut kebanggaan Pentagon di kawasan tersebut telah dilumpuhkan oleh serangan drone presisi milik militer Iran.

Berdasarkan analisis citra satelit, rekaman media sosial, serta kesaksian personel militer, WSJ menelanjangi kerusakan parah pada Naval Support Activity (NSA) di Bahrain—satu-satunya pangkalan logistik AS yang mampu menampung seluruh jenis kapal perang komersial. Padahal selama tiga dekade terakhir, pangkalan ini menjadi benteng utama AS untuk mengawasi Selat Hormuz dan membendung pengaruh Iran.

Hantaman drone Teheran meremukkan titik-titik vital, termasuk Markas Armada Kelima AS yang menjadi tulang punggung operasi luar negeri mereka. Gedung komando utama, fasilitas pelatihan, barak prajurit, hingga kompleks Banz Group yang menjadi sarang Satuan Tugas 59 (satuan drone kecerdasan buatan AS) dilaporkan hancur lebur dan tidak lagi bisa digunakan.

“Kerusakan yang terjadi mengungkap kelemahan dan kerentanan di semua lini,” tegas McKenzie Eaglen, Ketua Bersama Komisi Nasional untuk Masa Depan AL Amerika Serikat, menyikapi fakta yang selama ini ditutupi oleh Pentagon tersebut.

Akibat hilangnya kontrol di Bahrain, Washington dikabarkan mulai kalang kabut dan bersiap menarik diri dari Kuwait serta Arab Saudi. Kini, AS disebut-sebut sedang membidik Israel sebagai basis pertahanan dan pangkalan pengganti yang baru guna membendung ruang gerak Iran yang kian melebar di Timur Tengah.