Peristiwa

Merdeka dari Sampah: Aksi Nyata ASN Sumedang Buktikan Cinta Tanah Air

×

Merdeka dari Sampah: Aksi Nyata ASN Sumedang Buktikan Cinta Tanah Air

Sebarkan artikel ini
ASN
Temukan bagaimana ASN Sumedang memaknai kemerdekaan dengan memungut sampah. Simak pesan inspiratif Dian Sukmara tentang cinta tanah air lewat aksi nyata menjaga lingkungan.

SUMEDANG – Memaknai kemerdekaan tidak lagi sekadar tentang upacara bendera atau seremoni kenegaraan yang kaku. Jelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sebuah pesan mendalam menggema di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Sumedang.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Kabupaten Sumedang, Dian Sukmara, mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk membangun budaya peduli lingkungan yang lahir dari kesadaran murni, bukan karena paksaan perintah atasan. Pesan ini menjadi pengingat bahwa cinta tanah air dapat dimulai dari hal-hal kecil yang sering diabaikan.

Dalam apel pagi yang dipimpinnya pada Senin (27/6/2026), Dian menyampaikan filosofi sederhana namun menohok. Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan merupakan wujud nyata dari rasa memiliki terhadap bangsa dan daerah. “Kalau melihat sampah, ambil. Bukan karena ada yang menyuruh, tetapi karena kita mencintai negeri ini. Memungut sampah adalah bentuk cinta tanah air,” ujarnya dengan tegas.

Pernyataan ini menekankan bahwa patriotisme modern harus diterjemahkan ke dalam aksi konkret sehari-hari yang bermanfaat bagi publik.

Dian menilai bahwa makna kemerdekaan sejati tidak cukup hanya diwujudkan melalui simbol-simbol fisik atau rutinitas seremonial belaka. Kemerdekaan juga harus tercermin jelas dari sikap mental masyarakat yang mampu menjaga lingkungan, menghargai fasilitas umum, dan memiliki disiplin untuk tidak membuang sampah sembarangan. Ia mengingatkan bahwa ASN sebagai pelayan masyarakat memiliki tanggung jawab moral lebih besar untuk menjadi teladan dalam membangun budaya hidup bersih dan sehat.

Kesadaran menjaga lingkungan, menurutnya, harus tumbuh subur dari hati sehingga menjadi kebiasaan otomatis yang dilakukan tanpa adanya unsur paksaan eksternal.

“Jangan menunggu diperintah. Orang yang memiliki kesadaran akan bergerak dengan sendirinya. Itulah makna kemerdekaan yang sesungguhnya, merdeka dalam berpikir dan bertindak untuk kebaikan,” katanya.

Filosofi ini mendorong setiap individu untuk mengambil inisiatif pribadi demi kepentingan bersama. Usai apel, seluruh ASN Setda Kabupaten Sumedang langsung turun tangan melaksanakan aksi bersih-bersih saluran air di kawasan Pusat Pemerintahan Sumedang. Aksi ini mencakup area strategis mulai dari gerbang dekat Dinas Kearsipan hingga depan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).

Kegiatan tersebut menjadi bagian integral dari gerakan menyambut Bulan Kemerdekaan sekaligus upaya serius menciptakan lingkungan perkantoran yang bersih, sehat, dan nyaman bagi pelayanan publik. Melalui gerakan masif tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumedang berharap budaya menjaga kebersihan tidak hanya dilakukan pada momen-momen tertentu saja, tetapi melekat menjadi karakter kuat ASN.

Diharapkan, keteladanan ini akan menginspirasi masyarakat luas untuk bersama-sama merawat lingkungan, membuktikan bahwa cinta tanah air adalah aksi, bukan sekadar wacana.