Peristiwa

KDS Tawarkan Bandung Tuan Rumah Festival Qasidah Nasional, LASQI Apresiasi

×

KDS Tawarkan Bandung Tuan Rumah Festival Qasidah Nasional, LASQI Apresiasi

Sebarkan artikel ini
KDS
Bupati KDS siap jadikan Bandung tuan rumah Festival seni qasidah nasional. LASQI NJ apresiasi komitmen pelestarian budaya pesantren.

SOREANG – Pemerintah Kabupaten Bandung resmi menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah Festival Seni Qasidah Tingkat Nasional. Komitmen ini disampaikan langsung oleh Bupati Bandung, Dadang Supriatna (KDS), saat menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Diklatnas Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Seni Qasidah Indonesia Nusantara Jaya (DPP LASQI NJ) di Gedung Moh. Toha, Soreang, Kamis (30/7/2026) malam.

Langkah ini merupakan wujud nyata dukungan pemda dalam melestarikan seni qasidah sebagai khazanah budaya sekaligus media syiar Islam yang mengakar kuat di masyarakat, khususnya di lingkungan pesantren.

Bupati KDS berharap rangkaian acara yang berlangsung hingga 2 Agustus 2026 ini dapat menghasilkan keputusan strategis untuk memperkuat eksistensi seni qasidah. Ia menekankan pentingnya adaptasi tanpa kehilangan jati diri. “Seni qasidah merupakan warisan budaya turun-temurun. Di Kabupaten Bandung, hampir setiap pesantren memiliki grup qasidah. Ini potensi besar yang harus kita jaga agar mampu berdaya saing dan diminati generasi muda,” ujar Kang DS.

Ia melihat seni qasidah bukan sekadar hiburan, melainkan sarana dakwah efektif yang perlu disinergikan dengan kreativitas modern.

Menanggapi tawaran tersebut, Ketua Umum DPP LASQI NJ, KH. Jazilul Fawaid, memberikan apresiasi tinggi atas kepedulian Bupati Bandung. Menurutnya, tidak banyak kepala daerah yang memiliki perhatian mendalam seperti KDS terhadap pelestarian seni qasidah. “Karena Bupati Bandung sangat peduli, kami memilih lokasi ini untuk Rakernas. Usulan menjadi tuan rumah festival nasional akan kami bahas lebih lanjut di forum DPP,” kata Jazilul.

Sikap proaktif pemda ini dinilai menjadi modal penting bagi kemajuan organisasi dan pelaku seni di tingkat akar rumput.

Wakil Ketua DPR RI sekaligus Bendahara Umum DPP LASQI NJ, Cucun Ahmad Syamsurijal, yang membuka acara secara resmi, juga menegaskan urgensi menjaga keberlangsungan seni qasidah di tengah gempuran budaya populer. Ia berharap rakernas ini menjadi momentum konsolidasi organisasi untuk merumuskan langkah strategis nasional. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Bandung Renie Rahayu Fauzi, Kepala Dinas Kebudayaan, serta pengurus LASQI dari berbagai daerah.

Dengan dukungan penuh dari Pemkab Bandung, diharapkan seni qasidah tetap lestari, berkembang, dan menjadi identitas budaya yang membanggakan di kancah nasional maupun internasional.