KARAWANG — Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang menyerahkan sertifikat kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) kepada peserta program pemagangan hasil kolaborasi dengan PT Nestlé Indonesia dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung.
Sebanyak 16 peserta dinyatakan kompeten setelah menyelesaikan rangkaian pelatihan intensif dan berhak memperoleh sertifikat resmi BNSP. Dari jumlah tersebut, tiga peserta langsung diterima bekerja di perusahaan mitra.
Kepala Disnakertrans Kabupaten Karawang, Rosmalia, mengatakan keberhasilan program ini menjadi bukti nyata sinergi pemerintah, dunia industri, dan perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menekan angka pengangguran.
“Alhamdulillah, kami sangat bangga dengan kelulusan 16 peserta pemagangan ini. Sertifikat kompetensi BNSP yang mereka raih bukan sekadar lembar kertas, melainkan pengakuan resmi bahwa mereka memiliki daya saing yang tinggi dan siap bertarung di dunia industri,” ujar Rosmalia.
Menurutnya, penyerapan langsung tiga peserta menjadi karyawan merupakan capaian konkret yang menunjukkan pelatihan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
“Ini membuktikan bahwa kurikulum pelatihan yang dijalankan bersama PT Nestlé dan UPI Bandung benar-benar sesuai dengan kebutuhan pasar kerja. Kami berharap sertifikat ini menjadi bekal berharga bagi para lulusan lainnya untuk mengembangkan karier,” tambahnya.
Rosmalia juga menyampaikan apresiasi kepada PT Nestlé Indonesia dan UPI Bandung yang telah membuka ruang kolaborasi bagi masyarakat Karawang.
Ia memastikan program peningkatan kompetensi berbasis industri akan terus dikembangkan agar semakin banyak tenaga kerja Karawang yang kompeten, bersertifikat, dan siap memasuki dunia kerja.






