LONDON — Chelsea menutup rangkaian tur pra-musim 2026 dengan catatan yang cukup menjanjikan di bawah manajer baru Xabi Alonso. Dari lima pertandingan uji coba, The Blues meraih 2 kemenangan, 1 hasil imbang, dan 2 kekalahan, sembari memanfaatkan tur global sebagai ajang membangun identitas permainan baru.
Alonso yang resmi memimpin latihan sejak 9 Juli 2026 menjadikan pra-musim sebagai fase eksperimen taktik sekaligus mengintegrasikan sejumlah pemain anyar ke dalam skuad utama.
Rekap Hasil Pra-Musim Chelsea 2026
Chelsea – Western Sydney Wanderers Menang 6–4
Chelsea – Tottenham Hotspur Kalah 1–2
Chelsea – Juventus Kalah 0–1
Chelsea – AC Milan Menang 3–0
Chelsea – Johor Darul Ta’zim Imbang 3–3 (kalah adu penalti)
Chelsea masih dijadwalkan menjalani satu laga uji coba terakhir menghadapi Real Sociedad di Stamford Bridge pada 15 Agustus 2026 sebelum memulai musim Premier League.
Alonso Uji Dua Sistem Permainan
Salah satu sorotan utama selama pra-musim adalah fleksibilitas taktik Xabi Alonso. Ia memulai tur dengan formasi 4-2-3-1, namun perlahan menggeser permainan menuju skema 3-4-3 yang menjadi ciri khas keberhasilannya di Jerman.
Perubahan tersebut bertujuan menciptakan keseimbangan antara penguasaan bola, progresi serangan dari lini belakang, dan agresivitas dua wing-back dalam membangun peluang.
Rekrutan Baru Langsung Diuji
Pra-musim juga dimanfaatkan untuk menguji empat pemain anyar yang diproyeksikan menjadi bagian penting skuad, termasuk penyerang Joao Pedro dan bek sayap Pep Chavarria.
Sementara itu, Cole Palmer mulai menunjukkan kapasitasnya sebagai pemimpin di lapangan, sedangkan Mykhailo Mudryk mencuri perhatian setelah mencetak gol di hadapan pendukung Chelsea di Asia.
Tantangan Besar: Perjalanan 24.561 Mil
Selain aspek taktik, Chelsea menghadapi tantangan fisik yang tidak ringan. Selama tur pra-musim, skuad Alonso menempuh perjalanan sekitar 24.561 mil, melintasi Sydney, Hong Kong, Jakarta, hingga Malaysia.
Meski hasil pertandingan belum sepenuhnya konsisten, sejumlah media olahraga internasional menilai Chelsea sebagai salah satu tim yang menunjukkan perkembangan paling cepat dalam mengadopsi filosofi permainan pelatih barunya.
Bagi Alonso, pra-musim bukan sekadar mengejar kemenangan, melainkan membangun fondasi permainan yang siap diuji ketika kompetisi resmi dimulai.




