Daerah

Dadaha Tak Lagi Padat? Rekayasa Lalu Lintas Sebar Keramaian

×

Dadaha Tak Lagi Padat? Rekayasa Lalu Lintas Sebar Keramaian

Sebarkan artikel ini
Arus kendaraan mengalir tertib di Simpang GGM-Cikalang Kota Tasikmalaya pasca penerapan rekayasa lalu lintas Dadaha yang bertujuan menyebarkan aktivitas masyarakat ke seluruh titik kawasan.
Arus kendaraan mengalir tertib di Simpang GGM-Cikalang Kota Tasikmalaya pasca penerapan rekayasa lalu lintas Dadaha yang bertujuan menyebarkan aktivitas masyarakat ke seluruh titik kawasan.

TASIKMALAYA – Rekayasa lalu lintas Dadaha resmi diterapkan sebagai instrumen strategis dalam penataan kawasan Tasikmalaya. Kebijakan ini bukan sekadar mengatur arus kendaraan, melainkan upaya sistematis menyebar pusat keramaian agar tidak terkonsentrasi di satu titik saja sesuai master plan Pemkot setempat.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Gumilar menegaskan bahwa pengaturan jalur hanyalah bagian kecil dari penataan kawasan Tasikmalaya yang lebih luas. Program ini mencakup penataan PKL, parkir off street, hingga redistribusi aktivitas ekonomi. “Lalu lintas mah hanya bagian kecil, ini program penataan kawasan Dadaha yang ada master plan-nya,” ujar Gumilar, Kamis (20/8/2026).

Implementasi rekayasa lalu lintas Dadaha meliputi penutupan ruas Jalan Dadaha (Simpang GGM-GOR Susi Susanti) dan pemberlakuan Sistem Satu Arah (SSA) di beberapa jalan lingkar. Kendaraan dari arah BKR atau Tentara Pelajar dialihkan melalui Lingkar Dadaha. Gumilar mengakui skema ini berisiko memperpanjang jarak tempuh pengguna jalan demi menghindari kemacetan fatal di Simpang Cikalang dekat GGM.

Strategi penataan kawasan Tasikmalaya ini sengaja mendistribusikan mobilitas ke lokasi yang sebelumnya sepi seperti Shelter Dadaha, Kolam Renang Asia, dan Gedung Kesenian. Tujuannya menciptakan pertumbuhan ekonomi merata, bukan hanya di depan Wungkul. Dishub akan terus mengevaluasi kebijakan ini sembari menyiapkan kantong parkir di GGM, GOR, dan Taman Parkir Kompleks Dadaha guna mendukung keberhasilan transformasi kawasan ikonik tersebut.