Peristiwa

WJPC 2026 Digelar di Sumedang, 88 Pilot Sudah Konfirmasi

×

WJPC 2026 Digelar di Sumedang, 88 Pilot Sudah Konfirmasi

Sebarkan artikel ini
Persiapan West Java Paragliding Championship WJPC 2026 di Kabupaten Sumedang dengan target 100 pilot peserta.
Persiapan West Java Paragliding Championship WJPC 2026 di Kabupaten Sumedang dengan target 100 pilot peserta.

SUMEDANG – Kabupaten Sumedang kembali dipercaya menjadi tuan rumah West Java Paragliding Championship (WJPC) 2026. Kejuaraan olahraga dirgantara tersebut dijadwalkan berlangsung pada 12–20 September 2026.

Persiapan penyelenggaraan terus dimatangkan Pemerintah Kabupaten Sumedang bersama panitia dan sejumlah unsur terkait. Persiapan itu dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) WJPC 2026 di Ruang Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumedang, Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Senin (1/9/2026).

Antusiasme pilot untuk ambil bagian dalam kejuaraan tersebut cukup tinggi. Event Organizer (EO) Pasti Solusi, Jenny, menyebut sekitar 170 pilot telah mendaftar, sementara 88 di antaranya sudah memastikan keikutsertaannya.

“Untuk pesertanya sendiri sebenarnya maksimal 120. Dari 170 pendaftar, yang sudah konfirmasi kepastian mengikuti event ini 88 orang,” ujar Jenny.

Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah. Panitia menargetkan sedikitnya 100 pilot dapat memastikan keikutsertaan dalam WJPC 2026.

“Kita berharap masih bisa di angka 100 nantinya,” katanya.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Sumedang Tuti Ruswati mengatakan persiapan WJPC tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis pertandingan. Faktor kesehatan, keamanan dan keselamatan peserta maupun masyarakat juga menjadi perhatian utama.

Koordinasi dilakukan dengan berbagai unsur, mulai dari tim kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Satpol PP hingga pemerintah kecamatan.

“Kita koordinasikan terkait dengan persiapan paragliding, yaitu untuk kesehatan, tim BPBD, TNI, nanti ditambah Satpol PP dan kecamatan. Semuanya mudah-mudahan acara ini diberikan kelancaran, keamanan, keselamatan,” kata Tuti.

Menurutnya, sinergi lintas sektor diperlukan mengingat olahraga paralayang memiliki karakteristik kegiatan yang sangat bergantung pada kondisi alam dan keselamatan peserta.

Tuti berharap seluruh pihak menjalankan tugas dan koordinasi secara optimal sehingga WJPC 2026 dapat berlangsung aman dan lancar.

“Jadi sukses tanpa ekses,” tegasnya.

Selain menjadi ajang kompetisi para pilot paralayang, WJPC 2026 juga diharapkan mampu menjadi sarana promosi potensi olahraga dirgantara dan pariwisata Sumedang.

Kehadiran pilot, official, keluarga peserta hingga wisatawan selama penyelenggaraan kejuaraan berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Sektor kuliner, penginapan, UMKM, transportasi dan berbagai jasa pariwisata diharapkan ikut merasakan peningkatan aktivitas ekonomi selama gelaran WJPC 2026.

Dengan 88 pilot yang telah mengonfirmasi keikutsertaan dan target peserta mencapai 100 orang, Sumedang kini mematangkan berbagai aspek penyelenggaraan untuk memastikan kejuaraan olahraga dirgantara tersebut berjalan aman sekaligus memberikan manfaat bagi daerah dan masyarakat.