PARIS – Paris Saint-Germain (PSG) membuka perjalanan di Liga Champions UEFA 2026/2027 dengan pesta gol. Sang juara bertahan menghancurkan Slovan Bratislava 6-1 di Parc des Princes, Kamis (10/9/2026) dini hari WIB.
Ferran Torres menjadi bintang utama kemenangan PSG dengan mencetak hat-trick. Ousmane Dembélé juga tampil gemilang melalui dua gol dan dua assist, sementara Fabian Ruiz melengkapi pesta gol Paris pada menit ke-88.
Slovan hanya mampu membalas melalui Suleiman Camara pada menit ke-58.
Dembélé Buka Pesta Gol
PSG langsung mengambil kendali pertandingan. Dembélé membuka keunggulan pada menit ke-17 setelah memanfaatkan bola pantulan dari peluang Nuno Mendes yang membentur tiang.
Enam menit berselang, Dembélé kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini pemain asal Prancis tersebut mencetak gol keduanya pada menit ke-23 untuk membawa PSG unggul 2-0.
Dembélé kemudian beralih menjadi kreator. Pada menit ke-31, umpan pemain tersebut diselesaikan Ferran Torres untuk mengubah kedudukan menjadi 3-0.
PSG memasuki ruang ganti dengan keunggulan tiga gol.
Ferran Torres Lengkapi Hat-trick
Torres tidak membutuhkan waktu lama untuk menambah gol setelah babak kedua dimulai.
Pada menit ke-47, Torres kembali mencetak gol setelah menerima rangkaian serangan PSG. Sepuluh menit kemudian, tepat pada menit ke-57, penyerang asal Spanyol itu melengkapi hat-trick.
Dengan demikian, Torres mencetak tiga gol hanya dalam rentang 26 menit permainan, sekaligus menandai hat-trick pertamanya di Liga Champions.
Slovan sempat memperkecil ketertinggalan melalui Suleiman Camara pada menit ke-58. Namun, gol tersebut tidak mengubah jalannya pertandingan.
Fabian Ruiz kemudian menutup pesta PSG melalui gol pada menit ke-88. Skor 6-1 bertahan hingga pertandingan berakhir.
PSG Dominan Sepanjang Laga
Dominasi PSG juga tercermin dari statistik pertandingan. Data L’Équipe mencatat PSG menguasai 72,1 persen bola dan menghasilkan 35 tembakan, dengan 14 di antaranya tepat sasaran. Slovan hanya mencatat sembilan tembakan dan empat tembakan tepat sasaran.
PSG juga mencatat 675 operan sukses berbanding 212 milik Slovan. Perbedaan tersebut menggambarkan kontrol permainan yang sangat kuat dari tim asuhan Luis Enrique.
Dembélé menjadi salah satu pemain paling menentukan. Selain mencetak dua gol, ia memberikan dua assist untuk gol Torres.
Sementara itu, hat-trick Torres membuat penyerang Spanyol tersebut menjadi pusat perhatian. Pergerakannya di lini depan berkali-kali merepotkan pertahanan Slovan.
Kemenangan telak ini sekaligus menjadi respons PSG setelah awal musim domestik yang kurang meyakinkan. Reuters mencatat PSG sebelumnya belum meraih kemenangan dalam tiga laga awal Ligue 1, tetapi tampil jauh lebih meyakinkan saat memulai kampanye mempertahankan gelar Liga Champions.
Sebagai juara bertahan, PSG kini mengawali fase liga dengan tiga poin dan selisih gol yang sangat besar. Pesta enam gol di Parc des Princes menjadi pernyataan awal bahwa ambisi mempertahankan mahkota Eropa mereka masih sangat serius.




