Peristiwa

Haol Akbar Alumni Babakan Ciwaringin, Dony Tekankan Pengabdian kepada Umat

×

Haol Akbar Alumni Babakan Ciwaringin, Dony Tekankan Pengabdian kepada Umat

Sebarkan artikel ini
Dony Ahmad Munir menghadiri Zikir Aurad Hadiyyu ke-17, Haol Akbar Sesepuh Alumni Babakan Ciwaringin, dan pelantikan Pengurus Cabang Makom Albab
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menghadiri Zikir Aurad Hadiyyu ke-17, Haol Akbar Sesepuh Alumni Babakan Ciwaringin, dan pelantikan Pengurus Cabang Makom Albab Kabupaten Sumedang, Sabtu (12/9/2026).

SUMEDANG – Ratusan alumni Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, menghadiri Zikir Aurad Hadiyyu ke-17, Haol Akbar Sesepuh Alumni Babakan Ciwaringin, sekaligus pelantikan Pengurus Cabang Majelis Komunikasi Alumni Babakan (Makom Albab) Kabupaten Sumedang.

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Negara Sumedang, Sabtu (12/9/2026). Acara dihadiri Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir serta para alumni dan tokoh agama.

Dalam sambutannya, Dony mengapresiasi kontribusi alumni Babakan Ciwaringin di Kabupaten Sumedang. Menurutnya, para alumni telah memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui pengajaran, pendidikan agama, pembinaan akhlak, dan dakwah di berbagai pelosok desa.

“Saya menyaksikan langsung bagaimana kontribusi alumni Babakan Ciwaringin di Kabupaten Sumedang. Mereka telah memberikan manfaat dan dampak positif kepada masyarakat melalui pengajaran, pendidikan agama, bimbingan akhlak, serta dakwah di setiap pelosok desa,” ujar Dony.

Kiai Kampung dan Guru Mengaji Berperan Penting

Dony juga menyoroti peran para kiai kampung dan guru mengaji yang berasal dari kalangan alumni pesantren tersebut. Mereka dinilai ikhlas bergerak dari satu majelis taklim ke majelis taklim lainnya untuk membina dan membimbing umat.

Menurut Dony, keberadaan tokoh agama memiliki peran penting dalam menjaga ketenteraman sekaligus memberikan pencerahan di tengah masyarakat.

“Tanpa kehadiran para tokoh agama ini, ketenteraman dan pencerahan di tengah masyarakat akan sulit terwujud. Atas dasar itulah, Pemda Sumedang memberikan penghormatan tertinggi atas sinergi yang selama ini terjalin,” katanya.

Ia menilai rangkaian kegiatan zikir, haol, dan pelantikan pengurus tersebut menjadi ruang untuk memperkuat hubungan antara warisan perjuangan ulama, pengabdian saat ini, dan cita-cita masa depan.

Haol Menjadi Pengingat Perjuangan Ulama

Dony memaknai haol akbar sebagai momentum untuk mengenang sekaligus menghidupkan kembali nilai perjuangan para ulama dan alumni yang telah wafat.

“Masa lalu maknai melalui Haol Akbar untuk mengenang dan menghidupkan kembali api perjuangan para ulama dan alumni yang telah wafat. Saya yakin ilmu, akhlak, dan teladan yang diwariskan akan terus menjadi penuntun serta penerang bagi warga Sumedang. Kewajiban sekarang adalah meneruskan tapak lacak perjuangan tersebut,” jelasnya.

Menurutnya, warisan ilmu dan akhlak tidak cukup hanya dikenang, tetapi perlu diteruskan melalui pengabdian nyata di tengah masyarakat.

Makom Albab Didorong Hadirkan Maslahat

Terkait pelantikan Pengurus Cabang Makom Albab Kabupaten Sumedang, Dony menegaskan bahwa organisasi tersebut tidak boleh hanya menjadi wadah berkumpulnya para mantan santri.

Ia berharap Makom Albab dapat berkembang menjadi kekuatan sosial-keagamaan yang konsisten menghadirkan kemaslahatan bagi umat.

“Pelantikan ini harus menjadi momentum memperkuat silaturahmi, memperkokoh benteng akhlak dan keilmuan khas Babakan Ciwaringin, serta meningkatkan pengabdian kepada masyarakat. Tiga kekuatan itulah yang harus dijaga dan dibangun oleh Makom Albab ke depannya,” ujar Dony.

Dony berharap sinergi antara pemerintah daerah, alumni pesantren, dan para tokoh agama terus diperkuat untuk mendukung pembinaan moral, pendidikan keagamaan, serta terciptanya kehidupan masyarakat yang tenteram dan harmonis.