BANDUNG– Arus lalu lintas di kawasan Jalan Ibrahim Adjie menuju Kiaracondong, Kota Bandung, mengalami kepadatan pada Selasa (22/9/2026). Kemacetan Jalan Ibrahim Adjie Bandung ini terjadi bersamaan dengan pekerjaan pembangunan gorong-gorong yang membuat sebagian ruang jalan menyempit.
Kepadatan mulai terasa sejak pukul 05.30 WIB, bertepatan dengan jam keberangkatan warga menuju tempat kerja dan sekolah. Dampaknya tidak hanya dirasakan pengguna Jalan Ibrahim Adjie, tetapi juga merembet ke ruas Jalan Soekarno-Hatta yang menjadi salah satu jalur utama pergerakan kendaraan di kawasan Bandung timur.
Kapolsek Buahbatu Kompol Rezky Kurniawan mengatakan, keberadaan alat berat untuk pekerjaan galian gorong-gorong membuat badan jalan menyempit sehingga kendaraan harus melewati ruang yang lebih terbatas. Proyek gorong-gorong Ibrahim Adjie ini memicu kemacetan parah. Polisi kemudian turun langsung melakukan pengaturan lalu lintas untuk menjaga agar kendaraan tetap bergerak. Prioritas pengaturan juga diberikan kepada masyarakat yang hendak berangkat sekolah maupun bekerja.
Kemacetan di kawasan tersebut juga berdampak terhadap pergerakan kendaraan di Jalan Soekarno-Hatta. Polisi menyebut sempat terjadi kondisi ketika kendaraan dari arah Soekarno-Hatta menuju Ciwastra tidak bergerak, sehingga sebagian pengendara memilih mengalihkan perjalanan menuju Jalan Jakarta.
Yang menarik, data ATCS Dinas Perhubungan Kota Bandung mencatat simpang Jalan Soekarno-Hatta–Jalan Ibrahim Adjie sebagai lokasi dengan jumlah pelanggaran lalu lintas tertinggi di Kota Bandung, dengan 287 kasus. Kemacetan Jalan Ibrahim Adjie Bandung bukan persoalan baru—kawasan bawah flyover dan sekitar Pasar Kiaracondong sebelumnya telah diidentifikasi memiliki masalah angkutan umum berhenti sembarangan dan parkir di badan jalan.
Pada kondisi normal, Jalan Ibrahim Adjie merupakan jalur penting penghubung Bandung timur dengan sejumlah ruas utama kota. Memasuki Selasa siang, kepadatan dilaporkan mulai lebih terkendali. Pengguna jalan diimbau memperhitungkan waktu perjalanan lebih panjang dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Proyek gorong-gorong Ibrahim Adjie diperkirakan masih berlangsung hingga beberapa waktu ke depan. (Elvie)




