SUMEDANG – Pengguna Jalan Sumedang-Bandung harus bersabar. Perbaikan permanen Tembok Penahan Tanah (TPT) yang longsor di Desa Ciptasari, Kecamatan Pamulihan, baru akan dikerjakan Januari 2027.
Kepastian itu disampaikan Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, usai meninjau langsung lokasi longsor, Rabu (10/7/2026). Ia memastikan jalur utama tersebut tetap aman dilalui selama masa penanganan darurat.
“Terima kasih atas gerak cepat BBPJN yang telah memperbaiki sementara TPT yang mengalami longsoran. Perbaikan permanennya akan kita perbaiki di Januari 2027,” ujar Dony di lokasi.
Bupati memberi apresiasi kepada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta-Jawa Barat atas respons cepat menjaga keselamatan pengguna jalan.
Penanganan darurat saat ini berfokus pada penguatan struktur tanah guna mencegah longsoran susulan. Pekerjaan meliputi pemasangan sand bag, rucuk bambu, penggantian terpal penutup, serta perbaikan sistem talang air.
“Ini penanganan sementara untuk penguatan. Januari tahun 2027 akan dibangun secara permanen,” tambah Dony.
Yang menjadi sorotan, meski baru diperbaiki permanen tahun depan, pemerintah memastikan ada pengawasan ketat di titik rawan. Dua petugas disiagakan standby untuk memonitor pergerakan tanah.
“Nanti akan ada dua orang standby di sini memonitor lokasi longsoran ini. Mohon doanya agar segera diperbaiki secara permanen,” pungkasnya.
Bagi warga dan pengendara, imbauan utama adalah tetap waspada, terutama saat curah hujan tinggi. Longsor susulan masih mungkin terjadi sebelum perbaikan permanen rampung. Pemerintah berjanji mempercepat proses tanpa mengorbankan keselamatan.




