Peristiwa

KDS: 160 Ribu Santri Bandung Siap Jadi Pemimpin Bangsa!

×

KDS: 160 Ribu Santri Bandung Siap Jadi Pemimpin Bangsa!

Sebarkan artikel ini
Peringatan Hari Santri Nasional ke-11 dan pembukaan MTQ ke-48 di Lapangan Upakarti, Soreang, Kamis (22/10/2026).
Peringatan Hari Santri Nasional ke-11 dan pembukaan MTQ ke-48 di Lapangan Upakarti, Soreang, Kamis (22/10/2026).

BANDUNG – Bupati Bandung, Dadang Supriatna (KDS), mendorong seluruh santri agar berani tampil dan berperan aktif dalam pembangunan bangsa. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ke-11 yang dirangkaikan dengan pembukaan MTQ ke-48 di Lapangan Upakarti, Soreang, Kamis (22/10/2026).

Rangkaian acara akbar ini dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat pengamalan nilai-nilai Al-Quran di tengah kehidupan masyarakat. KDS juga memberikan apresiasi tinggi kepada para panitia, ajengan, serta ulama atas dedikasi dan pengorbanannya dalam menjaga nilai keagamaan.

KDS mengingatkan kembali peran historis para santri dan ulama dalam menjaga serta merebut kemerdekaan Indonesia melalui Resolusi Jihad 22 Oktober 1945. Semangat perjuangan bersejarah tersebut harus terus diwariskan kepada generasi penerus bangsa saat ini agar tidak luntur.

Kabupaten Bandung diketahui memiliki sekitar 160.000 santri yang menjadi potensi luar biasa besar bagi kemajuan daerah. Mereka didorong untuk tidak hanya mendalami ilmu agama, tetapi juga menguasai kompetensi lain agar bisa mengambil peran strategis di masyarakat.

Menurut KDS, dari kalangan santri sangat mungkin lahir para pemimpin, pengusaha, hingga aparat negara yang sukses di masa depan. Santri dituntut untuk berani tampil dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat luas, bukan sekadar berdiam diri menunggu peluang datang.

Pembukaan MTQ ke-48 ini mengusung semangat mendorong lahirnya generasi Qurani yang berprestasi hingga tingkat internasional. Kreasi seni dari perwakilan santri juga turut memeriahkan rangkaian acara yang berlangsung khidmat tersebut sebagai bentuk ekspresi budaya Islami.

Dalam momentum tersebut, KDS secara simbolis menyerahkan sertifikat tanah wakaf sebagai bentuk perhatian Pemkab Bandung terhadap aset umat. Saat ini, legalitas 10.000 sertifikat tanah wakaf tengah diproses untuk mendukung kepastian hukum dan mencegah sengketa di kemudian hari.

Pemkab Bandung berharap peringatan HSN dan MTQ ini melahirkan generasi yang berakhlak, berilmu, dan berdaya saing tinggi. Mereka diharapkan mampu mengambil peran strategis demi mewujudkan Kabupaten Bandung yang lebih Bedas, maju, dan berkelanjutan.

Sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat ini membuktikan bahwa pembangunan karakter bangsa berjalan beriringan dengan pembangunan fisik. Diharapkan kolaborasi ini terus berlanjut demi kemajuan pendidikan, kesejahteraan umat, dan kejayaan bangsa di masa depan.

Acara yang dihadiri perwakilan santri dari berbagai wilayah ini ditutup dengan penampilan kreasi seni. Harapannya, semangat Hari Santri dapat terus membara dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bandung.