Ekonomi

KDS Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Umat

×

KDS Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Umat

Sebarkan artikel ini
KDS
KDS menghadiri kegiatan Ngobrol tentang Pesantren (Ngonten) di Pondok Pesantren Miftahul Jaza, Kampung Gemuruh, Desa Nagrak, Kecamatan Cangkuang

BANDUNG – Bupati Bandung Dadang Supriatna mendorong pondok pesantren di Kabupaten Bandung memiliki ciri khas usaha produktif yang mampu menopang kemandirian ekonomi sekaligus mendukung program strategis nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Hal itu disampaikan Bupati yang akrab disapa KDS saat menghadiri kegiatan Ngobrol tentang Pesantren (Ngonten) di Pondok Pesantren Miftahul Jaza, Kampung Gemuruh, Desa Nagrak, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung, Kamis (29/5/2026).

Menurut KDS, pesantren tidak cukup hanya fokus pada pendidikan agama seperti pengajaran Al-Qur’an, fikih, dan kitab kuning, tetapi juga perlu mengembangkan sektor ekonomi produktif berbasis potensi wilayah.

“Pesantren harus punya ciri khas. Bisa di bidang pertanian, peternakan, wisata pesantren, atau usaha lainnya agar tidak hanya mengandalkan sumbangan,” ujar KDS.

Ia mencontohkan pesantren di wilayah Pangalengan yang dinilai memiliki peluang besar mengembangkan wisata berbasis pesantren dan pertanian karena ditunjang potensi alam yang kuat.

“Pemerintah daerah siap berkolaborasi melalui dinas terkait untuk membantu pengembangan pesantren,” katanya.

KDS menegaskan keberadaan pesantren kini semakin kuat setelah hadirnya Undang-Undang Pesantren. Karena itu, menurutnya, pesantren harus mendapat ruang lebih besar dalam pembangunan daerah tanpa meninggalkan fungsi utama sebagai lembaga pendidikan dan pembinaan akhlak.

Selain mendorong kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan, KDS juga meminta pesantren ikut berperan dalam pengelolaan sampah di lingkungan masing-masing.

“Pesantren menghasilkan sampah setiap hari. Pengelolaannya harus baik agar lingkungan tetap bersih dan sehat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, KDS juga menyampaikan komitmennya bersama Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal dan Anggota DPR RI Asep Romi Romaya untuk membantu penyediaan air bersih serta penyelesaian administrasi pertanahan milik pesantren melalui koordinasi dengan ATR/BPN.

“Kalau di daerah sulit selesai, kita akan audiensi langsung ke kementerian dan DPR RI,” tegasnya.

Pada agenda itu, KDS turut menyerahkan beasiswa pendidikan Strata Dua (S2) kepada Duta Pesantren asal Kabupaten Bandung sebagai bentuk dukungan peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pesantren.