Daerah

Selesai dalam 35 Hari, Jembatan Garuda Suci Sukabumi Buka Akses Roda Empat

×

Selesai dalam 35 Hari, Jembatan Garuda Suci Sukabumi Buka Akses Roda Empat

Sebarkan artikel ini
Jembatan
Jembatan Garuda Suci di Sukabumi resmi beroperasi. Dibangun 35 hari oleh TNI, fasilitas ini pangkas waktu tempuh dan dukung ekonomi warga Cikembar

SUKABUMI – Antusiasme tinggi terlihat dari masyarakat Desa Cikembar, Kabupaten Sukabumi, saat menyaksikan peresmian Jembatan Garuda Suci, Senin (20/7/2026). Infrastruktur strategis yang merupakan gagasan Presiden RI Prabowo Subianto ini dibangun melalui konsep kemanunggalan TNI-Rakyat dalam waktu singkat, yakni sekitar 35 hari sejak Juni lalu.

Kehadiran jembatan ini menjawab impian panjang warga Kadusunan Sukamantri dan Cikaret yang selama ini terkendala aksesibilitas transportasi menuju pusat kota.

Warga setempat, Udat (72), menyatakan bahwa dampak kehadiran jembatan tersebut sangat signifikan bagi mobilitas sehari-hari. Jika sebelumnya jalur tersebut hanya bisa dilalui sepeda motor, kini kendaraan roda empat dapat melintas dengan lancar. “Alhamdulillah, sekarang jembatannya sudah bisa dilalui mobil. Benar-benar terasa manfaatnya,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa jembatan ini memangkas durasi perjalanan warga secara drastis, memudahkan distribusi hasil pertanian, serta akses ke fasilitas pendidikan dan kesehatan tanpa harus memutar melalui jalur utama yang sering padat.

Hal senada disampaikan Lina, warga lainnya, yang menilai jembatan ini menjadi alternatif vital saat kemacetan terjadi di jalan protokol. Selain untuk aktivitas harian, infrastruktur ini juga membuka akses baru menuju Kecamatan Jampangtengah.

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, yang hadir bersama Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, mengapresiasi langkah cepat TNI. Ia menyebut jembatan ini sebagai urat nadi perekonomian dan sosial masyarakat. “Kami sangat menyambut baik. Ini bukti nyata kepedulian Presiden Prabowo yang programnya menyentuh hingga level desa,” tegas Asep Japar terkait program kolaborasi TNI rakyat tersebut.

Pangdam III Siliwangi menegaskan bahwa Jembatan Garuda Suci adalah wujud orientasi presiden untuk kepentingan masyarakat luas. Ia berharap infrastruktur ini dapat meningkatkan silaturahmi antar-dusun dan mendongkrak ekonomi lokal. Peresmian juga ditandai dengan penyerahan bantuan sosial kepada warga terdampak.

Dengan beroperasinya jembatan ini, diharapkan program prioritas lain seperti Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat terdistribusi lebih efisien, memperkuat fondasi ekonomi desa melalui sinergi kolaborasi TNI rakyat yang telah terbukti efektif dalam pembangunan infrastruktur dasar di wilayah terpencil.