SUMEDANG — Sebanyak 220 unit becak listrik bantuan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto segera disalurkan kepada para pengemudi becak lanjut usia (lansia) di Kabupaten Sumedang.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan aktivitas para abang becak sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan dan pendapatan penerimanya.
Kepala Seksi Angkutan Tidak Dalam Trayek dan Barang Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sumedang, Mustopa, menyambut positif program tersebut.
Menurutnya, penerima bantuan diprioritaskan bagi pengemudi becak berusia 55 tahun ke atas. Kehadiran kendaraan listrik tersebut diharapkan membuat aktivitas mereka menjadi lebih ringan.
“Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat yang menerima becak tersebut. Penerimanya diperluas kepada bapak-bapak atau abang-abang becak yang sudah di atas 55 tahun,” ujar Mustopa.
Sementara itu, Wisnu, PIC penurunan becak listrik dari Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), menyampaikan Kabupaten Sumedang mendapat alokasi 220 unit becak listrik dari bantuan Presiden Prabowo Subianto.
Becak tersebut nantinya diberikan secara khusus kepada pengemudi becak lansia berusia 55 tahun ke atas.
Sebelum menerima kendaraan, para penerima akan mengikuti pelatihan pengoperasian dan perawatan becak listrik. Pelatihan dinilai penting agar para pengemudi memahami cara menggunakan kendaraan dengan benar sekaligus menjaga kondisi kendaraan agar tetap optimal.
“Jadi nanti ada beberapa rangkaian acara, di antaranya pelatihan untuk abang becak mengenai cara pengoperasian becak tersebut, supaya becak yang dipakai bisa awet,” jelas Wisnu.
Penyaluran Bertahap
Mustopa mengatakan, berdasarkan rencana awal, unit becak listrik akan diterima pada 31 Agustus 2026. Selanjutnya, pelatihan pengoperasian dijadwalkan pada 9 September 2026.
Sementara seremoni peluncuran sekaligus penyerahan kepada penerima direncanakan berlangsung pada 10 September 2026.
Acara tersebut direncanakan melibatkan Pemerintah Kabupaten Sumedang, termasuk Bupati Sumedang, serta Ketua Yayasan GSN dari tingkat pusat.
Namun, Wisnu menyebut jadwal seremoni tersebut masih menunggu kepastian dari pihak pusat.
Mustopa berharap bantuan tersebut benar-benar memberikan dampak ekonomi bagi para penerima, terutama pengemudi becak yang telah memasuki usia lanjut tetapi masih aktif bekerja.
“Mudah-mudahan ke depannya kendaraan becak ini bisa bermanfaat bagi penerimanya dan merubah perekonomian yang lebih layak di Kabupaten Sumedang,” katanya.
Dengan bantuan 220 unit becak listrik tersebut, para abang becak lansia diharapkan tetap dapat produktif dengan beban kerja yang lebih ringan. Program ini juga diharapkan memberikan peluang bagi penerima untuk meningkatkan pendapatan sekaligus mempertahankan aktivitas ekonomi mereka di tengah perkembangan transportasi perkotaan.






